TenggaraNews.com, WAKATOBI – Pemeliharaan sumber air bersih di Desa Tindoi, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi telan anggaran hingga mencapai Rp 113.148.500 juta.
Berdasarkan papan informasi kegiatan, pekerjaan tersebut menggunakan Dana Desa (DD) Tahun anggaran 2020.
Saat dikonfirmasi, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa Tindoi Adam mengungkapkan hal berbeda.
Ia mengatakan, anggaran sebesar itu bukan untuk pemeliharaan namun untuk peningkatan, padahal jelas tertulis pada papan informasi dengan jenis kegiatan pemeliharaan sumber air bersih milik desa.
“Itu bukan pemeliharaan, itu peningkatan, maksudnya dilanjutkan pembangunannya begitu, itu peningkatan pekerjaan,” ungkapnya berulang-ulang, Kamis, 28 Januari 2021.
Sanggahan Adam mengenai jenis kegiatan tersebut adalah peningkatan, disinyalir untuk menutupi anggaran pemeliharaan yang tidak rasional, karena terlalu besar untuk alasan pemeliharaan.
Katanya, kegiatan itu melanjutkan bangunan yang sudah ada sebelumnya.
Sementara itu, mengenai adanya keretakan pada dinding bangunan, menurutnya akan diperbaiki.
Ia juga mengatakan, bahwa anggaran ratusan juta dengan jenis kegiatan pemeliharaan tersebut, sudah berdasarkan hitungan konsultan.
Laporan : Syaiful









