TNC, KENDARI – Sekda Kota Kendari, Alamsyah Lotunani mengungkapkan, pembangunan Kantor DPRD yang baru sudah rampung, saat ini tinggal dilakukan pembenahan atau finhising.
Olehnya itu, pemerintah kota (Pemkot) Kendari mengagendakan peresmian kantor dewan tersebut, pada 27 September pekan depan. Yang akan diresmikan langsung oleh Wali Kota Kendari, Asrun.
“Sekarang tinggal pembenahan saja. Nanti tanggal 27 September diresmikan oleh Pak Walikota,” ujar Alamsyah kepada TenggaraNews.com, akhir pekan lalu.
Selain itu, kata dia, pihaknya sudah menyampaikan ke sekretariat dan anggota dewan, agar langsung menempati kantor tersebut pasca diresmikan. Untuk itu, segala kelengkapan kantor yang dibutihkan harus sudah dipindahkan ke gedung ini sebelum dilakukan peresmian.
“Kita sudah sampaikan kepada mereka (Anggota Dewan), agar langsung menempati kantor itu setelah diresmikan,” jelas mantan Kepala Bappeda Pemkot Kendari itu.
Masih kata Alamsyah, pembangunan kantor dewan itu dilakukan secara multiyear, yakni selama tiga tahun. Dengan sumber anggaran murni dari APBD Pemkot Kendari. Hanya saja, Ia tak menyebutkan secara pasti berapa total anggaran yang dihabiskan, untuk membiayai pembangunan gedung rakyat tersebut.
“Saya belum cek berapa anggarannya. Yang pasti, kantor ini dibiayai APBD murni,” kata Alamsyah.
Berdasarkan penelusuran pemberitaan kesejumlah media online, seperti yang dilansir Bisnis.com, awalnya Pemkot Kendari menganggarkan biaya perkantoran yang dibangun di atas lahan seluas tiga hektare itu sebesar Rp 40 miliar, kemudian membengkak menjadi Rp 56,8 miliar.
Untuk desain, Pemkot Kendari telah memperhitungkan tingkat kebutuhan para wakil rakyat itu dimasa mendatang. Makanya, bagian ruang sidang gedung baru tersebut diperluas atau didesain untuk 50 orang anggota DPRD. Sebab, kedepan bisa saja anggota dewan bertambah seiring dengan pertambahan warga Kota Kendari.
Laporan: Ichas Cunge









