TenggaraNews.com, BUTON TENGAH – 18.744 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) tercatat sebagai penerima manfaat bantuan sosial (Bansos). Hal itu diungkapkan Sekda Buteng, Konstantinus Bukide saat melaporkan sejumlah bantuan yang digelontorkan kepada masyarakat seperti Bantuan Langsung Tunai berasal dari Dana Desa (BLT-DD).
“30 persen dari DD yaitu data dari hasil musyawarah desa kami sebesar 2.718 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau kurang lebih Rp12 milyar,” kata Sekda Buteng, belum lama ini.
Selain BLT DD, Sekda Buteng juga menyampaikan KPM lainya seperti Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) dan penerima PKH.
“Kami juga mendapatkan Bansos dari Kemensos sejumlah 8069 KPM. Kemudian juga kami mendapatkan bantuan dari bapak gubernur atau BLT provinsi sebesar 3.000 KPM,” jelasnya.
Dengan sejumlah bantuan tersebut, Sekda Buteng mengakumulasi seluruh penerima Bantuan yang ada mencapai 18 ribu lebih KPM.
“dari angka kapasiti itu mencapai 18.744 KPM, termasuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar 4404 KK,” urainya.
Dikesempatan itu juga, Sekda Buteng sempat bertanya dan minta pentunjuk kepada Gubernur Sultra, terkait status warga yang baru datang dari perantauan. apakah berhak atau tidak mendapatkan Bansos.
“Terkait dengan banyaknya pemudik yang pulang dan sebagian besar yang terkena PHK. Dan pemudik ini menurut catatan kami sebesar 2826 jiwa, rata-rata mereka memang orang Buteng tetapi tidak memiliki Nomor Induk Keluarga (NIK) atau ber-KTP perantau,” ujarnya.
Laporan: Hasan Barakati









