TenggaraNews.com, KENDARI – DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar sosialisasi dan pemaparan visi misi bakal calon (Balon) Bupati, Sabtu 21 Desember 2019 di salah satu hotel di Kota Kendari.
Pengurus DPW PKB Sultra, Jaelani menyebutkan, dari tujuh daerah yang akan menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 2020 mendatang, pemaparan visi misi tersebut diikuti oleh lima daerah, yakni Kabupaten Buton Utara, Konawe Selatan, Konawe Utara, Konawe Kepulauan dan Muna.
Lebih lanjut, Jaelani menjelaskan, bahwa agenda sosialisasi dan pemaparan visi misi tersebut berangkat dari aturan Pilkada yang memuat soal sosialisasi.

Olehnya itu, PKB ingin melihat dan mengetahui sejauh mana komitmen para Balon yang telah mendaftar, dalam membangun daerah dan bagaimana menyamakan perspektif mereka (Balon Kada) dengan kepentingan dan visi politik PKB.
“Setelah pemaparan ini, kita akan laporkan ke DPP semuanya. Kemudian, masih ada satu tahapan lagi ke DPP yakni tahapan fit dan proper test, sebelum pengambilan keputusan final terkait dukungan,” ujar mantan Caleg DPR RI ini.
Jaelani mengungkapkan, pengambilan keputusan tetap memprtimbangkan aspek-aspek lokal, seperti masukan-masukan dari DPC dan DPW. Untuk tahapan selanjutnya akan digelar pada Januari-Februari 2020 mendatang.
Jaelani juga menambahkan, bahwa komitmen politik para figur menjadi pertimbangan utama bagi PKB. Sebab, komitmen itu tak hanya aspek yang fragmatis, melainkan ada juga aspek politis dan strategis yang dipertimbangkan partai.
“Iya, karena kita ingin berpolitik lebih elegan. Maksudnya, para kandidat ini memiliki komitmen terhadap partai, sehingga tidak hanya menggunakan PKB sebagai kendaraan politik, tapi di masa yang akan datang mereka juga bisa mengikuti apa yang dikehendaki partai dalam konteks visi misi,” tambahnya.
Untuk mengulik lebih jauh program kerja yang dicanangkan para kandidat, PKB melibatkan panelis dari berbagai latar belakang. Mulai dari akademisi, anggota DPRD Provinsi Sultra, pegiat pers, kader PKB dan pegiat desa.
Laporan: Ikas









