TenggaraNews.com, MUNA – La Ode Ghonafi (60), warga Desa Matombura, Kecamatan Bone, Kabupaten Muna menderita luka pada bagian lengan sebelah kiri dan nyaris putus, akibat ditebas sebilah golok oleh pelaku yang tidak lain adalah keponakannya sendiri.
Tragedi berdarah tersebut terjadi sekira pukul 12.00 Wita. Pelaku bernama La Ode Usu (anak dari saudara korban). Saat ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raha, korban mengaku tak memiliki dendam pribadi oleh pelaku.
“Saya kaget, tiba-tiba langsung ditebas padahal saya hanya menawarkan untuk membonceng dia (La usu,red), karena pada saat itu saya hendak menuju kebun dan bertemu dengan dia,” ujarnya, Sabtu 21 Desember 2019.
Menurut La Ode Ghonafi, pelaku yang saat itu memegang sebilah golok mengincar bagian lehernya, namun dirinya menangkis sehingga lengan korban nyaris putus.
Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho melalui Kasat Reskrim Polres Muna, AKP Muh. Ogen Sairi membenarkan perihal tersebut. Dan saat ini pelaku telah diamankan oleh jajaran Satreskrim Polsek Bone, karena melakukan tindak pidana penganiayaan.
Diungkapkannya, bahwa saat itu korban mengendarai sepeda motor dengan tujuan menuju kebun miliknya. Namun dipertengahan jalan berpapasan dengan pelaku yang sedang berjalan kaki, dengan memegang sebilah golok. Secara spontan, tanpa sebab terlapor melayangkan golok kearah pamannya.
“Korban terjatuh akibat golok yang mengenai lengannya. Sebenarnya Sasaran ke leher, namun korban menangkisnya dengan tangan kiri yang membuat siku kiri luka robek tembus hingga ketulang,” ungkap mantan Kasat Narkoba Polres Muna itu.
Akibat musibah itu, korban beserta pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bone, dan selang beberapa jam pelaku langsung dibekuk kemudian diamankan untuk dimintai keterangannya.
“Pelaku kini sudah kita amankan dan akan diproses secara hukum yang berlaku, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkasnya.
Laporan: Phoyo









