TenggaraNews.com, KENDARI- Seorang Pria paruh baya, Naigonca (63) warga Lurah Karya Baru, Kecamatan Soraolio, Kota Baubau hilang dikebun miliknya sendiri, Jumat 23 Februari 2018.
Kejadian tersebut bermula saat korban pergi ke kebunnya sekitar pukul 09.00 Wita. Namun tak biasanya, hingga pukul 11.00 Wita, korban belum kembali ke rumahnya.
” Jadi, kita terima infonya pada pukul 21.30 Wita malam tadi, dari bapak Sianto Lurah Karya baru, Kecamatan Soraolio. Bahwa ada seorang kakek bernama Naigonca hilang di kebun. Diketahui korban pergi ke kebun pada pukul 09.00 wita dan biasa pulang pada pukul 11.00 wita. Namun pada saat berita kami terima korban belum kembali juga, ” ungkap Humas Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) Kendari, Wahyudi dalam rilisnya, Sabtu 24 Februari 2018.
Setelah menerima informasi tersebut, lanjut dia, tim pos SAR Kota Baubau pun diberangkatkan menuju Tempat Kejadian Musibah (TKM) beserta perlengkapan peralatan lainnya.
“Pada pukul 21.40 Wita, tim rescue pos SAR Baubau diberangkatkan menuju TKM dengan menggunakan satu unit rescue car, dan peralatan pendukung lainnya untuk melakukan pencarian. Dan lokasi pos SAR Baubau dengan TKM kurang lebih 20 KM, ” papar Yudi.
Setibanya di TKM, lanjutnya, tim rescue pos SAR Kota Baubau kemudian langsung melakukan pencarian. Akan tetapi, hingga saat ini kakek tersebut belum juga ditemukan.
“Tim rescue pos SAR Baubau tiba di TKM pada pukul 23.00 Wita dan langsung berkoordinasi dengan lurah Karya Baru serta keluarga korban, kemudian mereka pun langsung melakukan pencarian disekitar kebun hingga pukul 02.00 Wita dini hari, namun hasilnya nihil. Dan pencariannya dilanjutkan pada pukul 06.00 Wita pagi tadi, dimana yang disisir yakni titik terakhir korban terlihat pada koordinat 05 28’ 37.3”S – 122 42’ 27.1”E, dengan radius kurang lebih tiga kilometer, ” beber Humas Basarnas.
Untuk diketahui, hingga berita ini dipublish korban belum juga ditemukan. Adapaun unsur yang terlibat dalam pencarian tersebut yakni TNI AD 725 Woroagi 1 0rang, Polsek Soralio 1 orang, Tagana Baubau 11 orang, dan masyarakat setempat 23 orang.
Laporan: IFAL CHANDRA MOLUSE








