TNC, KENDARI – Perburuan pintu menuju Pikgub Sulawesi Tenggara (Sultra) terus dilakukan para figur, yang telah menyatakan kesiapannya maju bertarung pada kontestasi politik, yang akan digelar Juli 2018 mendatang. Salah satu kandidat Cagub yang juga masih berburu partai politik (Parpol) yakni Ridwan Bae.
Anggota DPR RI tersebut hanya membutuhkan tambahan dua kursi saja, untuk memastikan dirinya melenggang ke panggung Pilgub, karena dia merupakan calon tunggal di Partai Golkar, yang saat ini memiliki tujuh kursi di DPRD Provinsi Sultra.
Olehnya itu, mantan Bupati Muna ini telah mengikuti tahapan pendaftaran ke sejumlah Parpol, dan Hanura merupakan salah satu partai yang dibidik, agar bisa masuk dalam gerbong koalisi bersama Golkar.
“Golkar dan Hanura merupakan saudara kandung, karena lahir dari bapak yang sama. Makanya, kami berharap bisa terwujud koalisi ini,” ujar Imam Al Ghozali, LO Ridwan Bae saat menyerahkan berkas pendaftaran ke Partai Hanura.
Lebih lanjut, Ketua Harian DPD I Golkar Sultra ini menjelaskan, apabila sudah mendapatkan rekemondasi Partai Hanura, maka pihaknya akan menghentikan perburuan pintu ke partai lain. Sebab, dengan koalisi Golkar dan Hanura sudah melebihi dari standar kursi yang diprasyaratkan penyelenggara, dalam mengusung satu pasangan calon (Paslon) Gubernur Sultra.
“Ia, kan Golkar memiliki tujuh kursi dan Hanura tiga kursi, sedangkan syarat satu pintu untuk menguaung calon itu kan sembilan kursi. Jadi, kami rasa koalisi ini sudah melebihi dari ketentuan penyelenggara,” jelasnya.
Kendati demikian, lanjut Imam, pihaknya juga akan menerima partai lain, apabila berniat untuk bergabung ke gerbong Golkar dan Hanura. Namun, Parpol tersebut hanya akan menjadi bagian dari partai pendukung.
“Kalau ada yang mau gabung, yah silakan saja,” terangnya.
Laporan: Ichas Cunge








