TenggaraNews.com, MUNA-Mitra binaan Rumah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PLN Muna laksanakan program seleksi pendampingan desain bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kreatif fashion, kuliner dan kriya.
Kegiatan yang diikuti oleh beberapa pelaku UMKM Muna, berlokasi di jalan Dr Soetomo, Kelurahan Raha I, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Koordinator Rumah BUMN Muna, Sitti Musdalifa mengatakan, saat ini pelaku usaha yang tergabung di Rumah BUMN Muna berjumlah 49 orang dan masih memerlukan pendampingan desain dari pihak luar, agar produk yang dihasilkan mampu bersaing dengan pelaku usaha yang ada di Indonesia.
Apabila pelaku UMKM naik ke tingkat selanjutnya maka akan mendapatkan dana bantuan usaha dari PLN sebesar Rp 20 juta,
Namun dengan catatan semua syarat administrasi seperti PIRT, NIB, BPOM, MUI dan Hak Paten sudah terpenuhi.
“Olehnya itu, pelaku UMKM yang terpilih dari seleksi hari ini akan mendapat pendampingan, sampai produknya siap bersaing baik dalam maupun luar negeri dan menjadi produk UMKM unggulan dari Kabupaten Muna binaan Rumah BUMN PLN Muna,” ucapnya, Selasa 22 Februari 2022
Sementara itu, Manager PLN Cabang Raha, Sadrach, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan di Rumah BUMN Muna.
Kata dia, PLN merupakan pembina dari Rumah BUMN. Ia berharap agar pelaku usaha di Kabupaten Muna dapat berkembang dengan pesat dan memiliki desain produk yang baik untuk meningkatkan minat konsumen saat melihat produk yang dipajang di pasaran.
“Dengan kegiatan program seleksi pendampingan desain bagi pelaku usaha, kami dari pihak PLN berharap agar UMKM di Muna bisa berkembang dengan baik,” harapnya
Di tempat yang sama, Kurator wilayah Sulselbar, Sugeng Untung mengatakan, bahwa Indonesia merupakan gudang material dan memiliki banyak tangan ajaib namun slow desain.
Dikatakannya, untuk setiap produk yang dihasilkan harus memiliki kemasan yang baik serta narasi yang jelas, agar calon pembeli mengenal lebih jauh dari produk yang dibuat.
“Sejauh ini kemasan produk yang dipasarkan oleh pelaku usaha kuliner di Kabupaten Muna sudah cukup standar dalam mengaplikasikan kemasannya dan sebagian juga belum. Jadi perlu ada pendampingan lebih jauh lagi untuk tehnik dan jenis-jenis produknya,”jelasnya
Ia berharap kedepan, terpilih tidaknya pelaku usaha kreatif di Rumah BUMN Muna agar terus melanjutkan produknya serta bisa melakukan pembaharuan dan inovasi agar lebih baik dan bisa bersaing di pasar luar.
Penulis : Phoyo









