TenggaraNews.com, BUTENG– Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Periode 2022- 2026 resmi digelar.
Hasilnya, secara aklamasi 23 Cabang Olah Raga (Cabor) memilih La Andi, S.Sos sebagai Ketua Umum (Ketum) KONI Buteng.
Musorkab yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari pada Selasa, 15 Maret 2022, diikuti sebanyak 23 dari 43 total Cabor, semua memberikan rekomendasi dukungan kepada La Andi.
Plt Ketua KONI Buteng, Suwarman ikut hadir guna menyukseskan pelaksanaan Musorkab. Ia mengaku tugasnya sebagai Plt Ketua Koni Buteng hanya satu bulan kerja untuk memfasilitasi pelaksanaan pemilihan Ketum KONI definitif.

Menurut Suwarman, pelaksanaan musyawarah telah dilakukan sesuai mekanisme dan tata tertib yang ada. Mulai pendaftaran calon Ketum KONI hingga pelaksanaan Musorkab.
“Pendaftaran calon Ketua Koni Buteng kami buka mulai tanggal 10 sampai 14 Maret 2022 dengan mengumumkan pada publik lewat media massa. Hasilnya, sampai penutupan hanya La Andi yang mendaftar. Jadi dalam Musorkab ini dihadiri 23 cabor atau telah memenuhi 50 persen plus 1 Cabor, maka pemilihan dapat dilaksanakan,” jelas Suwarman dalam sambutannya.
Sukarman berharap, dengan terpilihnya Ketum KONI diharapkan dapat memajukan olahraga Buteng kedepan.
Musorkab Koni Buteng yang dihadiri Plt Ketum KONI Sultra, La Ode Suryono diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) KONI Sultra, Arif, bersama Sekjen KONI Sultra, Muttaqin Siddiq sekaligus membuka jalanya musyawarah.
Dalam sambutanya, Muttaqin Siddiq menjelaskan bahwa dalam hampir 1 tahun KONI Buteng vakum sejak habisnya masa jabatan Ketum KONI periode sebelumnya pada 2021 lalu.
Dengan kondisi kevakuman itu, lanjut dia ternyata ada permohonan perpanjangan pada Juni 2021, akan tetapi Ketum KONI Sultra almarhumah Agista Ariany Bombay Ali Mazi meninggal dunia, sehingga tertunda.
Setelah itu, maka dilakukan penertiban organisasi atau perbaikan. Melalui Ketum Koni Buteng yang baru, Ia berharap agar Buteng mempunyai Cabor andalan kedepan, termasuk menyiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sultra 2022.
“Suatu daerah harus punya satu cabor andalan, termasuk Buteng. Ini sangat kami harapkan agar dapat mendulang mendali dalam setiap event. Tapi organisasi lain tidak dibiarkan mati, hanya ada fokus pembinaan cabor agar ada yang menonjol.Sehingga atlet Buteng dapat mewakili Sultra untuk bisa mengharumkan nama baik Indonesia di kanca nasional maupun internasional. Semoga itu lahir dari Buteng karena adanya pembinaan atlet potensial,” harap Muttaqin Siddiq, sekaligus membuka pelaksanaan Musorkab.
Dalam pelaksanaan Musorkab Koni Buteng ini, diketahui dipimpin oleh tiga orang steering Kommittee yakni Elvis Basri Uno, Ali Yasin, dan Edwar. Mereka semua merupakan panitia yang juga sebagai pengurus Koni Sultra.
Dalam tata tertib (tatib) yang ada, kata salah satu stering komitte, Elvis Basri Uno bahwa Musorkab Koni Buteng peserta yang hadir yakni para Ketua Cabor dan telah memenuhi kourum. Mengingat hanya terdapat satu calon pendaftar, maka secara otomatis dinyatakan aklamasi.
“La Andi secara aklamasi kami tetapkan untuk menjadi Ketum KONI Buteng periode 2022-2026. Fotmatur dua orang ditunjuk oleh Ketum KONI terpilih untuk menyusun komposisi pengurus 30 hari pasca pemilihan,” pungkas Elvis Basri Uno sebagai pimpinan sidang.
Sementara usai ditetapkan sebagai Ketum KONI Buteng terpilih, La Andi langsung memberikan sambutan khususnya dihadapan 23 Ketua Cabang Olahraga yang ada.
La Andi mengatakan bahwa dirinya sangat berterimaksih kepada semua pihak atas kesuksesan sampai terselenggaranya Musorkab KONI Buteng.
La Andi yang juga saat ini diwacanakan publik sebagai Bakal Calon Bupati Buteng 2024 mendatang, melalui kesempatan itu berharap kepada semua pengurus Cabor ada agar berkomitmen dan bekerja dengan rapi sehingga dapat mewujudkan semangat dalam menggapai prestasi-prestasi yang membanggakan Buteng.
“Semoga kita tetap komit, rapi, kokoh, bersama dalam membesarkan organisasi ini. Koni adalah sebuah wadah organisasi olahraga yang menjadi rumah bagi seluruh insan olahraga yang mesti terus bergerak dalam rangka melahirkan semangat olahraga,” jelas La Andi, yang disambut dengan tepuk tangan peserta.
Dikesempatan itu juga, Ia meminta kebersamaan semua komponen yang ada agar terus merawat persatuan dan kesepahaman karena hal itu menjadi kunci sukses dalam setiap organisasi.
“KONI juga harus menjadi pemersatu kebhinekaan kita, sebab esensi kebersamaan tidak ada yang lahir dari senasip dan sepenanggungan, tapi kebersamaan yang hakiki selalu lahir dari mereka-mereka yang sehat jasmani dan rohaninya, mereka yang sehat akal dan pikirannya. Kebersamaan itu juga lahir dari yang sehat hati dan sehat tindakan,” tutupnya.
Laporan : Hasan Barakati









