TenggaraNews.com, KENDARI – Peredaran dan penyalahgunaan Narkoba kian mengancam masa depan generasi bangsa saat ini. Hal ini pula yang mendasari Selebriti Anti Narkoba Indonesia (SANI) intens melakukan sosialisasi, baik di kalangan sesama artis maupun masyarakat secara umum.
Melalui workshop perempuan zaman now, Ketua umum (Ketum) SANI, Muhammad Fadel Christopol mengajak ibu-ibu di Sultra untuk peduli dan melakukan langkah penyelamatan terhadap generasi bangsa, yang dimulai dari lingkungan keluarga.
Karena orang tua, kata dia, terutama ibu berperan penting dalam keluarga baik bagi anak-anaknya maupun suaminya. Menurut dia, bahaya Narkoba bisa masuk dari lini manapun. Olehnya itu, Dede, sapaan akrabnya, berharap para Ibu bisa memberikan contoh kepada anak-anaknya, dan juga memberikan pemahaman bahaya terkait Narkoba.
“Kalau bukan dari lingkungan keluarga, mau dimulai dari mana? Lebih baik anak-anak mendapatkan pemahaman tentang bentuk dan bahaya barang haram tersebut. Jika mereka tahu dari lingkungan luar, tentu akan berujung pada penyalahgunaan,” ungkap Muhammad Fadel, saat memaparkan materi Di hadapan peserta workshop, Kamis 21 Februari 2019.

Dede juga menambahkan, untuk memberikan pemahaman kepada anak-anaknya, maka orang tua harus mempelajari terlebih dahulu jenis-jenis dan ciri barang haram tersebut, bagaimana bentuknya dan apa dampaknya.
Apalagi, lanjut Caleg DPR RI Dapil Sultra ini, kemajuan teknologi saat ini memberikan kemudahan bagi siapapun untuk mengakses informasi yang dibutuhkan. Sehingga tak ada alasan untuk orang tua tidak memahami tentang Narkoba.
“Jangan tunggu anak terlibat dalam penyalahgunaan baru bertindak. Keluarga adalah benteng utama untuk melindungi anak-anak kita,” tambahnya.
Menurut dia, efek keluarga juga menjadi kunci utama arah pergaulan anak-anak. Ketidakharmonisan lingkungan keluarga memberikan ketidaknyamanan bagi anak, sehingga akan lebih muda terlibat dalam penyalahgunaan barang terlarang tersebut.
Akibatnya, anak-anak usia dini pun merasa tertekan berada dalam lingkungan keluarga yang tak harmonis, dan memilih untuk bergaul di lingkungan luar, yang terkadang mendapatkan informasi yang salah dan bisa jadi mencoba menggunakan Narkoba.
“Dengan menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis, maka anak akan menemukan kenyamanan dan percaya terhadap keluarga. Masa depan mereka juga bisa dipastikan bebas dari peredaran dan penyalahgunaan Narkoba,” pungkas Wasekjen DPP Partai Hanura ini.
(Rus/red)









