TenggaraNews.com, KENDARI – Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik (KAP) yang diajukan untuk disahkan, total aset Bank Sultra di tahun 2018 lalu meningkat Rp888 miliar atau 14,42 persen, dari Rp6,12 miliar pada tahun 2017 lalu naik menjadi Rp7,050 miliar.
Dirut Bank Sultra, Khaerul Kemala Raden mengatakan bahwa, kinerja Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang dipimpinnya ini terus menunjukan trend positif.
“Pencapaian dana pihak ketiga tumbuh sebesar Rp879 miliar atau 19,73 persen dari posisi sebesar Rp4,455 miliar tahun 2017 menjadi Rp5,334 miliar tahun 2018. Sedangkan ekspansi kredit tahun 2018 meningkat sebesar Rp796 miliar atau 17,27 persen yaitu dari Rp4,611 miliar menjadi Rp5,407 miliar,” ujar Khaerul Kemala Raden melalui pers rilisnya, saat menggelar Rapat Umum Pemilik Saham (RUPS) belum lama ini.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, adapun laba bersih setelah pajak tahun 2018 meningkat sebesar Rp32 miliar atau 17,27 persen, yaitu dari Rp184.945 juta di tahun 2017 menjadi 217 juta tahun 2018, dengan total jaringan kantor hingga kini berjumlah 82 kantor, serta 81 unit mesin ATM se-Sultra.
Dia juga menambahkan, saham bank sentral terdiri atas saham syariah dimiliki oleh Pemprov dan kabupaten/kota, dengan komposisi 90 persen dari modal dasar Bank Sultra sebesar Rp750 miliar. Untuk saham seri B dapat dimiliki oleh masyarakat Sultra melalui wadah koperasi jasa sukses Lur sejahtera, dengan komposisi sebesar 10 persen dari modal dasar Bank Sultra sebesar Rp750 miliar.
“Pengembangan layanan berbasis digital untuk mendukung pelaksanaan transaksi non tunai di pemerintah daerah terus dilakukan, aplikasi yang sementara dikembangkan adalah aplikasi QR Code,” beber Khaerul.
Aplikasi tersebut, lanjutnya, diantaranya transaksi Pemda yang terdiri dari pembelanjaan dan pendapatan. Dimana, pendapatan mencakup Kasda online, Satker online dan e-SPPD. Untuk jenis pendapatan, yakni samsat online, PBB online, PTSP online serta retribusi yang di dalamnya terdapat troping box dan parking. Adapun aplikasi lain yang dikembangkan yakni Mini Ebis/Web Rek Koran, SIMRS dan SIKDA Generik.
“Bank Sultra memiliki visi menjadi bank berdaya saing tinggi dan kuat di Sultra tahun 2024 mendatang, dengan misi meningkatkan kemampuan bisnis dan pelayanan, meningkatkan ketahanan kelembagaan dan meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan daerah,” pungkas Khaerul.
Laporan: Ikas









