TenggaraNews.com, KONAWE – Kecamatan Latoma Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, terletak pinggiran daerah, dengan waktu tempuh dari Kota Unaaha antara 3 sampai 4 jam.
Kecamatan Latoma merupakan salah satu daerah penerima dampak luapan air sungai Konaweha yang cukup besar, akibat intensitas hujan yang cukup tinggi. Akibatnya, pemukiman warga daerah tersebut terendam air. Bahkan jembatan yang menghubungkan antara Kecamatan Asinua dan Kecamata Latoma terputus, akibat derasnya air sungai Konaweha.
Saat ini, masyarakat Kecamatan Latoma mengeluhkan pasokan logistik kebutuhan sembilan bahan pokok. Masyarakat setempat kesulitan memperolehnya. Ini diakibatkan akses transportasi darat dari Kota Unaaha ke Kecamatan Latoma tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.
Berdasarkan informasi Pj Kepala Desa Adouluto, Hendrik Al Azhar melalui via whatsApp, desa-desa yang ada di Kecamatan Latoma mengalami musibah banjir yaitu Desa Ambekairi, Desa Wowalatoma, Desa Arombu.
” Masyarakat sangat mengharapkan bantuan logistik, baik dari masyarakat Kabupaten Konawe maupun masyarakat Sulawesi Tenggara,” ujar Hendrik.
Kecamatan Latoma yang terdampak banjir jauh dari sorotan media, sehingga banyak masyarakat yang tidak mengetahui perkembangan bagaimana daerah tersebut terisolir.
Salah satu warga Desa Latoma Jaya, Rusdianto menyampaiakan harapannya agar masyarakat dan pemerintah segera mengirimkan bantuan, terutama sembilan bahan pokok dan obat-obatan.
“Sebab, masyarakat sangat sulit mendapatkan kebutuhan tersebut,” ujarnya.
Laporan : Ikas
Editor : Rustam









