TenggaraNews.com, KENDARI – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) melalui rilis data Kominfo Konut, menyebutkan hujan yang mengguyur sejak tanggal 13 Juni 2020, menyebabkan 3 sungai meluap. Sungai tersebut, yaitu Sungai Lalindu, Sungai Landawe dan Sungai Lasolo.

Akibatnya 14 desa dari 6 kecamatan yang menerima dampak atas luapan air sungai tersebut. Ke 6 kecamatan yang terdampak adalah Kecamatan Andowia, Wiwirano, Langgikimia, Landawe, Oheo dan Asera.
Data yang dirilis sekira pukul 19.03 Wita, Sabtu 20 Juni 2020 menjelaskan, korban terdampak luapan air sungai sebanyak 784 Kepala Keluarga (KK) atau 582 jiwa, 1 masjid di Desa Puuwanggudu terendam, 1 unit jembatan Padalere terendam.
Untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah mengerahkan bantaun mobil dapur umum 1 unit, minibus 4 unit, mobil double cabin 2 unit, perahu polytilene 8 unit, perahu katamaran 2 unit, speed katamaran 1 unit dan speed polietieliene 1 unit.

BPBD Konut juga sudah mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk memantau lokasi yang terdampak banjir.
Informasi lain yang dihimpun, Bupati Konawe Utara, Ruksamin turun langsung menyerahkan bantuan Sembako kepada warga yang terdampak banjir. Ruksamin terpaksa naik motor trail demi menjangkau desa-desa yang sudah tidak bisa dilalui mobil akibat meluapnya air sungai.
Laporan : Rustam Dj









