TenggaraNews.com, POMALAA – Dalam rangka meningkatkan profesionalitas guru, PT Antam Tbk UBP Nikel Sultra menggelar Workshop Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang diikuti para tenaga pengajar se-Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Konawe. Kegiatan ini dipusatkan Di Pondok Huko-Huko, Kompleks Antam Pomalaa, mulai tanggal 1-3 Mei 2018.
CSR Manager Antam UBP Mikel Sultra, Muhammad Rusdan mengungkapkan, bahwa pada dasarnya kegiatan ini merupakan pelatihan dan pendampingan untuk menambah keterampilan guru, agar dapat melakukan PTK dan meningkatkan kemampuan tenaga pengajar dalam menulis karya ilmiah.
“Kegiatan ini menghasilkan produk berupa proposal dari PTK,” ujarnya, Just 4 Mei 2018.
Lebih lanjut, Rusdan menjelaskan, kegiatan yang dilakukan antara lain ceramah, diskusi, dan pelatihan mandiri.
Rusdan menyebutkan, adapun tujuan workshop pembuatan PTK ini yakni, PTK merupakan suatu kebutuhan bagi guru untuk meningkatkan profesional seorang guru, dengan melaksanakan tahapan-tahapan dalam PTK, guru mampu memperbaiki proses pembelajaran melalui suatu kajian yang dalam, terhadap apa yang terhadap apa yang terjadi di kelasnya.
“Workshop ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru, dalam melakukan penelitian dan penulisan karya tulis ilmiah yang dapat dipublikasikan,” bebernya.
External Relation Manager, Pamiluddin Abdullah mengungkapkan, selain PTK bagi para guru, pihaknya juga memberikan pelatihan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) untuk para kepala sekolah.
“Bagi pimpinan, pelatihan manajemen SDM bisa meningkatkan kinerja para guru, sehingga mereka bisa mengajar dengan maksimal,” ungkap Pamiluddin.
Dia juga menambahkan, pelatihan manajemen SDM ini bertujuan untuk memberi wawasan terpadu mengenai strategi manajemen SDM, peserta juga dapat memahami mengenai strategi manajemen SDM, dan meningkatkan kompetensi dalam mengelola SDM.
Menurut dia, pelatihan supervisi pendidikan ini merupakan suatu program training yang diberikan kepada pimpinan sekolah, yang memiliki tugas mensupervisi para guru.
Kegagalan utama, Kata dia, yang sering dialami supervisor adalah kegagalannya dan kekurangsiapannya untuk mengemban tugas tersebut.
“Tujuan Pelatihan Supervisi Pendidikan salah untuk meningkatkan keterampilan guru dan kepala sekolah, dalam suatu bidang supervisi, untuk mengetahui prinsip – prinsip, aturan – aturan dan fungsi dari supervisor. (*)









