TenggaraNews.com, KENDARI – Warga kompleks BTN Permata Anawai dan BTN Bukit Mentari Indah, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua, Kota Kendari, tak mau lengah lagi pasca maling menggasak barang berharga di 3 rumah. Warga setempat langsung mengaktifkan sistem ronda, demi menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan di kompleks BTN tersebut.
Menurut La Udin, Ketua RT 03, RW 07 Kelurahan Anawai, sistem ronda ini dilakukan secara bergilir setiap malam. Ini dimaksudkan agar tidak terulang lagi, adanya rumah warga yang kemasukan maling dan mengambil barang- barang berharga.
“Kami berharap dengan cara ini, semua warga tumbuh kesadarannya untuk secara bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan,” kata La Udin, Jumat 13 November 2020.
Sementara itu, Askar salah seorang tokoh muda masyarakat BTN Permata Anawai yang juga tercatat sebagai anggota polisi menjelaskan, dengan menjaga keamanan secara bergilir setiap malam, diharapkan dapat menekan tindak kriminal.
“Setiap orang yang masuk kompleks saat menjelang subuh dini hari, tentu akan ditanyai oleh petugas ronda malam. Petugas ronda akan mengantar ke alamat yang dituju di kompleks Permata Anawai atau Bukit Mentari. Bila mencurigakan, langsung akan dibawa di Polresta Kendari untuk diamankan,” jelas Askar.
Penjelasan tersebut dipertegas lagi Mahruddin, Ketua RW 07 Kelurahan Anawai. “Dengan mengaktifkan sistem ronda malam, akan meminimalisir tindak kriminal khususnya di kompleks BTN. Kita tentu akan perketat terus keamanan setiap malam,” tegasnya.
Dalam waktu dekat, kata Mahruddin, warga akan berswadaya membangun portal jalan. Tujuannya agar warga yang hilir mudik, khususnya pada malam hari dapat dideteksi terkait siapa orangnya keluar masuk dalam kompleks, tujuan masuk kompleks BTN dan seterusnya.
“Sehingga kalau terjadi sesuatu, dapat diketahui secepatnya. Dan bila terjadi hal-hal yang tak diinginkan, kami langsung koordinasikan dengan aparat keamanan, ” kata Mahruddin.
Laporan : Rustam









