Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Daerah

17 Bulan Honor Aparat Desa Belum Dibayar, Tapi Alokasi Dana Desa Rp 137 M Dikemanakan?

redaksi by redaksi
July 9, 2020
in Daerah
0
Aksi demo Projo Konawe dan aparat desa di kantor bupati. Foto : Helni/TNC

Aksi demo Projo Konawe dan aparat desa di kantor bupati. Foto : Helni/TNC

Smiley face

TenggaraNews.com, KONAWE –Aktivis LSM Projo Konawe bersama aparat desa se-Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mendatangi kantor Bupati, DPRD dan BPKAD Konawe, untuk mempertanyakan anggaran alokasi dana desa tahun 2019 sekitar Rp 89 Miliar dan Rp 48 Miliar tahun 2020.

Aksi unjuk rasa yang dipimpin Abidin Slamet, Kabid Hukum DPD Projo Konawe dimulai dari lapangan sepakbola Lasandara, Kecamatan Wawotobi menuju depan kantor Badan Pengelola Kas dan Aset Daerah (BPKAD) Konawe.

Didepan kantor BPKAD, Slamet mempertanyakan anggaran dana alokasi desa tahun  2019 yang masih tersisa 11 bulan dengan total anggaran kurang lebih Rp 89 miliar, dan 2020 yang tersisa 6 bulan kurang lebih Rp 48 miliar. Total dananya Rp 137 Miliar.

“Mengalir kemana saja.  Kami sangat miris melihat situasi saat ini, apalagi di tengah pandemik Covid-19, para aparat desa dan perawat desa beserta keluarganya juga sangat membutuhkan honorarium  tersebut, dimana letak hati nurani pemerintah daerah saat ini melihat persoalan ini,” ujar Slamet.

DPD Projo Konawe kemudian mendesak Kepala BPKAD Kabupaten Konawe Santoso, agar segera mengundurkan diri dari jabatannya karena tidak becus mengurus keuangan daerah.

You Might Also Like

Perjuangan Pemda Membangun Akses Jalan Dete – Wisata Huntete Pulau Tomia

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

Demonstrasn mempertanyakan honor aparat desa Konawe. Foto : Helni/TNC

Melihat kepala BPKAD. Konawe tidak berada di tempat, massa aksi melanjutkan orasinya di depan kantor Bupati Konawe. Di depan kantor tersebut, Projo menuntut agar pemerintah daerah segera membayarkan honor aparat desa se-Kabupaten Konawe yang masih tersisa 17 bulan.

Di kantor bupati, aksi demo diterima Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Keniyuga Permana, mewakili pemerintah Kabupaten Konawe.
“Pak bupati telah menyampaikan bahwa itu merupakan sumpah pemerintah, sesuai amanah undang-undang itu harus dituntaskan dan tidak ada alasan untuk tidak dituntaskan. Itu yang disampaikan Pak Bupati Konawe Kerry S Konggoasa,” jelas Keniyuga di hadapan demonstran.

Keniyuga juga menjelaskan, bahwa pimpinan pemerintah daerah bukan tidak mau menemui rekan-rekan, tetapi hari ini sedang melaksanakan tugas. “Pak bupati saat ini sedang bersama dengan gubernur Sulawesi Tenggara menerima Menteri Dalam Negeri di Kendari. Sedangkan wakil bupati Konawe hari ini sedang di Onembute dalam rangka penilaian kampung KB sehingga tidak ada niatan untuk menghindarkan rekan-rekan sekalian,” bebernya.

Soal aspirasi yang disampaikan, akan diteruskan ke kepala BPKAD secepatnya. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu bisa dituntaskan.

“Tetapi disisi lain perlu saya sampaikan, bahwa di tengah pandemik covid-19 ini bukan hanya Konawe, tapi juga di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia melakukan rekofusing anggaran. Mudah-mudahan apa yang menjadi aspirasi ini saya akan laporkan kepada pimpinan daerah sehingga ada solusi dari permasalahan ini, “ ungkapnya.

Smiley face

Belum puas menggelar aksi unjuk rasa di kantor bupati Konawe, massa kemudian bergerak ke kantor DPRD Konawe. Di gedung wakil rakyat, massa diterima Ketua Komisi I DPRD Konawe Benny Burhan.

“Ketua DPRD Konawe tidak berada ditempat, beliau sedang berada di luar dalam rangka sosialisasi peraturan daerah yang itu juga menjadi salah satu tugas anggota DPRD. Kebetulan yang berada di tempat hanya wakil ketua DPRD Konawe dan saya sendiri selaku ketua Komisi I,” kata Benny Burhan saat menerima pengunjukrasa.

“Apa yang menjadi aspirasi rekan-rekan Projo Konawe itu juga menjadi harapan kami dan saya secara pribadi.  Ini bukan persoalan Projo juga tetapi ini juga menjadi persoalan saya selaku ketua komisi I,” jelasnya.

Selaku unsur pimpinan DPRD Konawe, Benny Burhan memberikan apresiasi, sebab honor aparat desa ini persoalan sudah lama yang belum terselesaikan.

“Setahu saya setiap pembahasan APBD, ini selalu menjadi skala prioritas untuk dibahas diinternal kami. Tetapi sampai hari ini juga, kami tidak menemukan jawaban yang jelas dan pasti kira-kira apa solusi untuk menyelesaikan persoalan ini,” ungkapnya.

Surat DPRD Konawe untuk menggelar rapat dengar pendapat. Foto : Helni/TNC

Agar masalah ini tidak berlarut-larut, menurut Benny paling lambat besok Jumat 10 Juli 2020, akan duduk bersama dalam menyelesaikan persoalan ini. Dan hari ini juga dewan akan melayangkan surat ke pemerintah daerah.

Sementara itu, Ketua DPD Projo Konawe Irvan Umar menyayangkan pemerintah daerah Konawe tidak serius dalam melihat persoalan ini secara utuh. Sebab permasalahan ini bukan saja masalah honor aparat, tapi juga soal dampak yang diakibatkan.

“Ada tiga dampak yang timbulkan, pertama tidak adanya pelayanan pemerintahan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat ditingkat desa se-Kabupaten. Konawe. Kedua adalah dari segi pembangunan, coba kita review kembali berapa desa yang tidak selesai kegiatannya untuk tahun 2019. Jika kita lihat persoalan ini secara utuh, Projo Konawe melihat ada benang kusut yang tidak terurai dengan adanya honor aparat ini yang belum dibayar,” bebernya.

Honor aparat itu fungsinya ada dua yaitu yang pertama penyelenggaraan pemerintah, kedua pembinaan masyarakat.

“Ketika honor aparat desa tidak dicairkan selama 17 bulan, mereka mau ambil dimana, makanya dia cubitlah dana desa itu, syukur jika hanya dicubit bagaimana kalau disekopang dana desa tersebut,” katanya.

Dan yang ketiga adalah masalah BUMDes yang kebanyakan mati suri, terutama sembilan bahan pokok, diakibatkan aparat desa menunggu honor untuk membayar utang sembako yang telah diambil di BUMDes sebelumnya, termasuk utang SPP BUMDes. “Itulah yang mendasari kami untuk turun ke jalan untuk menyuarakan hak-hak aparat desa Konawe.

Laporan : Helni Setyawan

Post Views: 210
Previous Post

Awas! Bansos Covid-19 Tak Boleh Ada Tanda Gambar Bupati atau Walikota

Next Post

Satgas Waspada Investasi Temukan 105 Fintech dan 99 Kegiatan Usaha Investasi Tanpa Izin

redaksi

redaksi

Related News

Perjuangan Pemda Membangun Akses Jalan Dete – Wisata Huntete Pulau Tomia

Perjuangan Pemda Membangun Akses Jalan Dete – Wisata Huntete Pulau Tomia

by redaksi
May 6, 2026
0

TenggaraNews. com, WAKATOBI - Proses pembangunan akses Jalan Desa Dete menuju Wisata Huntete di Pulau Tomia, Kabupaten Wakatobi telah melalui...

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

by redaksi
April 13, 2026
0

TenggaraNews. com, WAKATOBI - Kapal penumpang KM. Napoleon dengan trayek Kendari - Wd. Buri - Wanci dan sebaliknya, dinilai melakukan...

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

by redaksi
April 11, 2026
0

TenggaraNews. com, KONAWE SELATAN– Konflik agraria di Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memasuki babak baru...

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

by redaksi
April 11, 2026
0

TenggaraNews. com, KONAWE - Program perbaikan infrastruktur jalan sepanjang kurang lebih 45 kilometer di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi...

Next Post
Satgas Waspada Investasi Temukan 105 Fintech dan 99 Kegiatan Usaha Investasi Tanpa Izin

Satgas Waspada Investasi Temukan 105 Fintech dan 99 Kegiatan Usaha Investasi Tanpa Izin

USN Kolaka Target Terima Dua Ribu Lebih Mahasiswa Baru

USN Kolaka Target Terima Dua Ribu Lebih Mahasiswa Baru

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Dari Daratan ke Kepulauan, Sulawesi Tenggara Siap Miliki 15 Satuan Pendidikan Widyalaya
  • Tiga Tersangka Warga Routa Ditahan Terkait Dugaan Pengrusakan Saat Demo Smelter
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara