TenggaraNews.com, KENDARI – Sedang asyik ngumpul di halaman sebuah rumah toko (Ruko) di Baruga, beberapa pemuda tiba-tiba diserang sejumlah orang tak dikenal (OTK), Selasa 14 Januari 2020 sekira pukul 01.00 dini hari.
Meski sempat malarikan diri, namun salah satu diantaranya mendapatkan pukulan pada bagian kepala dari sejumlah OTK yang mengejar mereka.
Muh. Nur yang ditemui di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menceritakan kronologi penyerangan yang dialaminya berasama rekan-rekannya.
Awalnya, Ia bersama rekan-rekannya tengah asyik berkumpul di sebuah halaman Ruko bekas Sorum. Tak lama kemudian, muncul OTK dengan menggunakan sebuah kendaraan roda dua (motor)
“Kita lagi ngumpul, tiba-tiba kami lihat ada orang menggunakan motor singgah di depan kami dan langsung mengotak-atik handphone-nya. Tidak lama kemudian, tiba-tiba muncul segerombolan orang,” bebernya kepada awak media.
Lebih lanjut, Muh Nur menambahkan, sebelum Ia bersama rekannya lari menyelamatkan diri, dia sempat mendapat pukulan di kepala dari salah satu OTK tersebut.
“Dia sempat bilang, sudah kamu yang pernah burukan saya parang. Setelah itu, dia langsung layangkan pukulan di kepala saya. Rekan saya sebagian sudah lari, tapi ada juga yang dipukuli oleh mereka, bahkan salah satunya ada yang dipotong. Untung tidak luka, hanya memar saja,” ucapnya.
Di tempat berbeda, salah seorang warga setempat, Deni juga mengaku sempat di datangi sejumlah OTK di kediamannya, yang tak jauh dari tempat kejadian. Para OTK itu menyambangi kediaman Deni beberapa menit sebelum peristiwa penyerangan tersebut.
“Jadi, saat itu saya sedang menonton, tiba-tiba lampu padam. Nah saya merasa ada yang janggal, karena penasaran saya pun lalu mengintip di balik jendela, dan yang saya lihat banyak orang di depan rumah saya,” ujarnya.
Tak lama kemudian puluhan OTK tersebut pun bergeser, namun berselang beberapa menit Ia mendengar, jika Muh. Nur dan rekannya mendapat serangan dari puluhan OTK itu.
Laporan: Ikas









