TenggaraNews.com, ANDOOLO — Pilkada Konawe Selatan (Konsel) 2020 semakin dekat. Pesta demokrasi di pengujung tahun itu akan menentukan nasib masyarakat dan arah pembangunan Konsel ke depan.
Tentunya publik menginginkan figur terbaik. Tidak sekedar mampu mengakselerasi pembangunan dan perekonomian, tapi juga bisa merangkul semua golongan yang ada untuk bersinergi membangun daerah.
Anggota DPRD Konawe Selatan, Andi Ahmad B menyampaikan sinergi dan kolaborasi merupakan kata kunci kemajuan dan pembangunan daerah.
Tidak hanya antara pemerintah dan swasta, tapi lebih penting lagi menggandeng masyarakat.
Hal itu tentunya menjadi tantangan mengingat Konawe Selatan dikenal multikultur dan multietnis. Masyarakat Konsel sangatlah heterogen. Ada Tolaki, Bugis, Buton. Bali dan Jawa.
Dari tiga kandidat di Pilkada Konsel 2020, Andi Ahmad B memuji komitmen pasangan calon nomor urut dua, Surunuddin-Rasyid (SUARA2020) dalam mengayomi seluruh elemen masyarakat.
SUARA tidak pernah membedakan antara si kaya dan si miskin. Begitu pula, agama dan suku apapun akan diterima dan dilindungi.
SUARA juga dinilainya sangat menghargai keberagaman dan menjaga toleransi. Bisa dilihat dari program dan pola komunikasi yang dibangun pasangan calon usungan Golkar, PKS, Nasdem, PBB dan PKB tersebut. Tak heran, bila SUARA paling dapat diterima publik karena punya program keumatan komprehensif dan komitmen toleransi antar umat beragama.
Bahkan baru-baru ini wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid memuji H. Surunuddin bisa mewujudkan toleransi keberagaman di Konsel.
Menurutnya, keberagaman corak budaya, agama, asal usul dan adat budaya di Konsel tidak membuat masyarakatnya bercerai berai. ” Ya, tentu kita sebagai warga Konsel patut berbangga,” kata legislator Konsel dari Fraksi PBB itu.
Laporan : Rustam









