TenggaraNews.com, WAKATOBI – Anggota DPRD Wakatobi angkat bicara terkait tingginya harga penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis pemium atau bensin, yang dinilai mengakibatkan kerugian terhadap masyarakat.
Anggota DPRD Wakatobi, Muh. Ikbal menegaskan, bahwa perlu dilakukan penyelidikan serius terkait kondisi tersebut, karena BBM merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
“Perlu diselidiki lebih lanjut lagi, karena BBM itu adalah kebutuhan dasar semua khalayak,” tegas Muh. Ikbal, Senin 5 Oktober 2020.
Menurut politisi PAN ini, mestinya tidak terjadi pelanggaran fatal seperti adanya pembongkaran ilegal di tempat umum, dan tingginya harga penjualan BBM jenis solar serta premium, yang melebihi harga dari ketetapan pemerintah.
Pembongkaran ilegal yang dimaksud adalah seperti adanya pembongkaran ilegal minyak jenis bensin dari tangki kapal transportir ke drum dan jerigen pengecer di Kelurahan Mandati II, Kecamatan Wangi-wangi Selatan.
Oleh sebab itu, Muh. Ikbal menegaskan, para pihak yang terlibat dalam pengawasan BBM di Wakatobi harus lebih serius, dan perlu meningkatkan pengawasan sesuai dengan tupoksinya masing-masing.
“Perlu. Mereka perlu meningkatkan pengawasannya. Sebab, BBM ini kebutuhan masyarakat yang kita cintai,” pungkasnya.
Laporan : Syaiful









