TenggaraNews.com, KONAWE – Desa Tanggobu dan Morosi, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sultra melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes).
Musdes RKPDes dilaksanakan di dua tempat terpisah pada Senin, 17 Januari 2022.
Musdes Desa Tanggobu dilaksanakan di Balai Serba guna desa mulai pukul. 09.00 sampai pukul 12.00 Wita.
Sedangkan Desa Morosi melaksanakan Musdes di Balai Desa Morosi yang di mulai pukul 15.00 Wita sampai selesai.
Dalam sambutannya Camat Morosi yang diwakili staf ahlinya Suhardin, mengatakan, pentingnya musyawarah desa di hadiri oleh semua pihak.
” Partisipasi dalam menentukan arah kebijakan program pembangunan di desa juga dapat berperan penting melalui usulan kegiatan masyarakat yang dapat diprioritaskan pembangunannya,” jelas Suhardin.
Dirinya menambahkan bahwa untuk gelombang kedua pelaksanaan Musdes wilayah Kecamatan Morosi hari ini dilaksanakan Desa Tanggobu dan Desa Morosi.
Sementara saat ini, masih ada 2 desa yang belum melaksanakan Musdes, yakni Desa Paku Jaya dan Desa Tondowatu.
Pihaknya akan terus beruoaya untuk menuntaskan kegiatan musdes di wilayah Kecamatan Morosi hingga tanggal 21 Januari 2022 agar progres pembangunan di desa segera dilaksanakan.
Sementara itu, Kades Tanggobu Jamaluddin Hamid dalam sambutannya mengatakan, progres pembangunan fisik yang dianggarkan melalui dana desa tahun 2021, sudah terealisasi dengan baik dan sudah dinikmati masyarakat.
Pihaknya berharap agar usulan rencana pembangunan Desa Tanggobu tahun anggaran 2022 yg menyerap dana desa sebesar Rp. 753. 585.000 dapat maksimal digunakan melalui pembangunan fisik maupun non pisik sesuai hasil usulan masyarakat dalam Musdes.
Berdasarkan Perpres nomor 104 tentang penggunaan dana desa dimana telah di tentukan jumlah anggaran dana desa tahun 2022, terbagi atas 4 item kegiatan yakni :
1. Bantuan langsung tunai (BLT) Sebesar 40 persen
2. Program ketahanan pangan dan hewani sebesar 20 persen
3. Penanganan pandemi covit. 19 sebesar 8 persen
4. Program pembangunan pisik hasil musyawarah sebesar 32 persen.
Laporan : Andi Fale









