TenggaraNews.com, KENDARI – Direktur Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh), Sulawesi Tenggara (Sultra), Hendro Nilopo, mendukung penuh kehadiran PT Tiran Grup Indonesia yang akan membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian (Smelter) nikel di Kabupaten Konawe Utara (Konut).
Namun dalam pemberian dukungan itu, dirinya berpesan agar para investor khususnya yang berasal dari PT. Tiran Grup Indonesia itu, harus taat terhadap ketentuan hukum yang berlaku.
“Untuk kehadiran semelter itu sendiri tentunya sebagai putra daerah pasti saya dukung penuh. Tapi tanda kutip yah, dengan cara yang benar sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” tulis Hendro Nipolo dalam WhatsApp Resminya, Jumat 16 April 2021.
Kata dia, kehadiran Smelter di Konawe Utara merupakan keuntungan tersendiri bagi masyarakat. Apalagi, tingkat pengangguran di Konut khususnya dan Sultra pada umumnya masih tergolong tinggi.
“Dengan kehadiran smelter itu, kami yakin dan percaya nantinya akan mampu mengurangi tingkat pengangguran di Kabupaten Konawe Utara,” ujarnya.
Mohon Dukungan Masyarakat Sultra
Humas PT Tiran Grup Indonesia, H. La Pili, S.Pd, mengapresiasi pandangan positif Hendro Nilopo selaku Direktur Ampuh Sultra atas rencana berdirinya Smelter PT Tiran Group.
H. La Pili, S.Pd
” Kami pun berharap, kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Konawe Utara yang izinnya semoga bisa kita bahu membahu, mendukung pembangunan semelter PT. Tiran Mineral agar kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) Konawe Utara bisa dinikmati oleh masyarakat Konawe Utara itu sendiri khususnya, serta masyarakat Sulawesi Tenggara pada umumnya,” harap La Pili.
“Kalau ada hal yang perlu diperjelas menurut teman-teman, silahkan disampaikan langsung kepada kami, untuk kita bicarakan bersama, demi percepatan pembangunan semelter tersebut. Sekali lagi kami sangat terbuka untuk kebaikan kita semua,” tutup La Pili lewat WhatsApp.
Laporan : Hasan Barakati









