TenggaraNews.com, KENDARI – Direktur Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Kendari. Asnar menegaskan, bahwa kabar penutupan pasar di kota lulo di tengah upaya pemerintah melalukan langkah preventif penyebaran virus corona merupakan kabar bohong alias hoax.
Menurut Asnar, hoax tersebut dihembuskan oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab, dengan niatan ingin menimbulkan keresahan serta kepanikan publik.
Kepada awak media, Asnar memastikan tak ada pemberhentian aktifitas pasar di ibukota Provinsi Sultra. Olehnya itu, Ia mengimbau agar masyarakat tak khawatir di tengah merebaknya Covid-19.
“Informasi akan ditutupnya pasar tanggal 25 Maret 2020, itu hoax. Para pedagang sudah kami edukasi bagaimana menjaga kebersihan, dan kamipun rutin melakukan penyemprotan disinfektan di areal pasar sebagai bentuk pencegah virus corona”, kata Asnar, Sabtu 21 Maret 2020.
Asnar juga menambahkan, bahwa pihaknya setiap rutin memantau harga bahan pokok (Bapok) di pasaran setiap harinya. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi lonjakan harga.
Lebih lanjut, Asnar menjelaskan, untuk stok sayur mayur yang ada di Pasar Baruga masih cukup untuk memenuhi permintaan pasar penyangga yang ada di Kendari.
“Kami terus pantau harga di beberapa pasar yang ada di Kendari. Saat ini, harga kebutuhan rumah tangga masih stabil. Stoknya pun cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat,” jelasnya.
Laporan: Ikas









