TenggaraNews.com, KENDARI – Hadir dengan design sederhana dan mengusung filosofi tentang sebuah kehidupan, Zigcler Coffee menawarkan kenyamanan bagi siapapun yang mengunjungi cafe yang terletak di bilangan Saranani ini. Sehingga, tempat ini sangat recommended.
Kenyamanan serasa berada di rumah sendiri ini menjadi daya pikat, dan menjadi alasan mendasar bagi penikmat coffee untuk menghabiskan waktunya nongkrong di corner ini. Hal tersebut diungkapkan GM Zigcler Coffee, Iphank Pramudhy.
Ditanya terkait filosofi design yang ditampilkan, pria yang juga pesulap ini menyebutkan, bahwa dirinya menjadikan usaha tersebut sebagai “Rumah Kecil Milik Tuhan”. Alasannya, karena semua manusia di muka bumi ini memiliki tuhan.
Selain design yang sederhana, pihaknya juga berani menampilkan hal yang beda dari yang sudah ada.
“Konsepnya wanita, ibarat wanita itukan full color. Kami buat penuh warna, karena setiap orang punya warna kesukaan yang berbeda,” ujar pria yang pandai bermain sulap ini, Sabtu 22 Maret 2019.
Lebih lanjut, Iphank, (sapaan akrabnya) menjelaskan, bahwa dirinya tak sekedar mengejar keuntungan saja, tapi Ia berkeinginan setiap customer yang berkunjung ke Zigcler Coffee tersebut, menemukan kenyamanan sehingga akan datang lagi dan menjadi langganan.
Menurut dia, usaha yang dikelolanya saat ini hanyalah titipan Tuhan, dan setiap pengunjung yang mampir membawa rezeki bagi dirinya.
“Saya ingin mereka tidak datang sekali, tapi sering dan sering,” kata Iphank.
Cafe yang buka mulai pukul 10.00 hingga 00.00 Wita ini menyajikan berbagai jenis makanan dan minuman. Untuk harga, dipastikan relatif terjangkau dan tidak merobek kantung. Kendati dari sisi harga harganya tergolong murah dibanding di tempat lain, namun pihaknya tetap memperhatikan kualiatas dan rasa.
Khusus untuk di Pukul 10.00 hingga 17.00 Wita, pihaknya menyediakan menu Ayam Geprek, yang dibandrol seharga Rp25 ribu per porsi. Sehingga, hanya dengan budget Rp50 ribu, sudah bisa menikmatinya bersama pasangannya.
“Harganya mulai Rp13 ribuan. Untuk menu minum yang recomended banget, ada latte. Tapi lattenya bukan yang art melainkan original, dibandrol Rp17 ribu,” terangnya.
Iphank menambahkan, Zigcler Coffee merupakan cafe ke 51 yang dirintisnya. Di beberapa daerah lainnya, usaha cafe miliknya juga sudah dirintis dan berkembang dengan brand yang berbeda.
(Kas/red)









