TenggaraNews.com, JAKARTA – Upaya evakuasi jenazah penumpang dan kru pesawaat Lion Air JT610 hari ini kembali membuahkan hasil. Pihak Lion Air telah menerima konfirmasi pada pukul 20.30 WIB dari Badan SAR Nasional (Basarnas) yaitu 26 kantong jenazah.
Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic Lion Air mengungkapkan, total 26 kantong tersebut telah diberi label untuk selanjutnya dibawa dan diserahkan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur guna proses identifikasi.
“Proses identifikasi (Disaster Victim Identification) yang berada di RS Polri akan terus dilanjutkan,” ujar Danang, Senin 5 November 2018.
Dengan bertambahnya 26 kantong, kata dia, maka jumlah yang berhasil dievakuasi saat ini menjadi 164 kantong. Dengan rincian yakni 34 kantong per 4 November, 31 kantong pada tanggal 3 November, delapan kantong di tanggal 2 November dan sembilan kantong per 1 November. Lalu, delapan kantong di tanggal 31 Oktober, 24 kantong pada 30 Oktober serta 24 kantong di 29 Oktober lalu.
Selain itu, lanjut Danang, pihaknya juga menerima informasi bahwa operasi pencarian dan evakuasi diperpanjang selama tiga hari. Dengan demikian, upaya pencarian seluruh penumpang, kru dan pesawat yang mengalami kecelakaan pada 29 Oktober di perairan Karawang, Jawa Barat terus dilakukan.
“Kami senantiasa menghaturkan doa dan berharap yang terbaik, selama proses SAR penerbangan JT-601 registrasi pesawat PK-LQP dapat segera dituntaskan,” katanya. (Ikas)








