TenggaraNews.com, KENDARI – Rencana PT Tiran Group membangun pabrik pemurnian biji nikel atau smelter di Desa Waturambaha, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara (Konut), mendapat respon positif dari aktivis Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Kendari (IPPMIK).
Menurut Muh Arjuna, Ketua IPPMIK saat dihubungi, pembangunan smelter akan berdampak besar terhadap daerah.
“Ini mulai dari pendapatan perkapita, Pendapat Asli Daerah (PAD) pun akan terus meningkat,” kata Arjuna.
Kemudian, terbukanya lapangan kerja baru bagi seluruh masyarakat sekitar, dan ini akan menjadi solusi di tengah pandemi Covid-19 ini.
Menurut Arjuna, kita ketahui bersama bahwa saat ini daerah Sulawesi Tenggara merupakan pemasok nikel terbesar di Indonesia.
Namun selama ini masyarakat Sultra hanya menjadi penonton saja.
” Maka tentunya kawan-kawan berharap agar benar-benar memberdayakan masyarakat, agar terjadi pertumbuhan ekonomi di daerah dan tentunya dengan mematuhi aturan Perundangan-undangan yang ada di negara ini,” tutup Muh. Arjuna.
Laporan : Rustam









