TenggaraNews.com, KOLAKA – Kabupaten Kolaka kembali menyumbang satu kasus baru Covid-19. Salah satu warga berjenis kelamin Laki-laki, beralamat Kelurahan Tahoa, Kecamatan Kolaka terkonfirmasi positif Covid-19.
Warga Kolaka yang positif terpapar virus corona itu merupakan klaster santri Tamboro Magetan.
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Kolaka, dr. Muhammad Aris mengungkapkan, sampai hari ini sudah tiga kasus positif Covid-19.
” Berdasarkan hasil swab tenggorok yang telah kita lakukan beberapa hari yang lalu, hari ini datang hasilbya sebanyak 30. 29 orang diantaranya negatif dan satu orang terkonfirmasi positif Covid-19. Masih ada 18 sampel swab yang kita tunggu hasilnya. Jadi total terkonfirmasi positif sudah tiga orang,” ungkap dr. Muhammad Aris, Rabu 27 Mei 2020.
Dia juga menjelaskan, tiga orang yang terkonfirmasi positif terdiri dari satu kasus lama yang sudah dinyatakan sembuh, sementara satu kasus sedang menjalani karantina di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari, dan satunya lagi kasus baru yang akan menjalani karantina di SIKIM samping Rumah Sakit SMS Berjaya.
“Sebagaimana persiapan kita, yang positif hari ini akan kita karantina di SIKIM. Semua sudah kita siapkan fasilitas kamar ber AC, televisi dan Wifi. Karena pasien yang terkonfirmasi positif dan tanpa gejala kita tempatkan di SIKIM,” jelas dr. Muhammad Aris.
Lebih lanjut, Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kolaka itu menambahkan, langkah Gugus tugas saat ini sudah melakukan tracking yang berkontak erat dengan pasien positif Covid-19.
“Kita sudah melakukan tracking, di Huko – huko sebanyak 50 orang sudah kita ambil datanya, besok akan kita lakukan pemeriksaan rapid test, termasuk keluarga pasien yang berada di BLK,” tambahnya.
Untuk diketahui, sampai hari ini kasus ODP di Kabupaten Kolaka sebanyak 146 orang, selesai pemantauan 141 orang dan 5 orang masih dalam pemantauan.
Sedangkan kasus OTG 20 orang lama, kasus PDP dua orang, satu masih dirawat dengan gejala yang lain dan hasil PCR negatif, 1 lagi telah meninggal dunia.
Menurut dr. Muh. Aris, rapid test yang telah digunakan sampai hari ini sebanyak 4424 pcs, terdiri dari Nakes Puskesmas, rumah sakit, Dinas Kesehatan, kelompok rentan, wartawan, pegawai yang melakukan pelayanan, petugas posko, keamanan, pedagang pasar dan lain – lainnya.
“Ya, telah ditemukan 72 orang reaktif.
Telah dilakukan pengambilan sampel swab tenggorok untuk PCR sebanyak 58 orang, 39 orang sudah dinyatakan negatif dan 18 masih menunggu hasil dari Labkesda Makassar,” ujarnya.
dr. Muh Aris berharap kepada masyarakat Kolaka agar saling mengingatkan, saling mendukung dan mendoakan ntuk Kolaka bebas dampak Covid-19.
Laoporan : Deri









