TenggaraNews.com, BUTON UTARA –Calon Bupati Buton Utara (Butur), Abu Hasan didampingi partai pengusung, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berkampanye ke Desa Wamboule, Kecamatan Kulisusu Utara, Butur, Kamis 1 September 2020.
Ketgam: Abu Hasan Calon Bupati Buton Utara saat Kampanye di Desa Wamboule.
Dalam kampanye itu, Abu Hasan yang saat ini berpasangan dengan Suhuzu sebagai calon wakil bupati, menyampaikan visi dan misi, terkait pentingnya menjaga keamanan.
Perlunya menjaga dan melestarikan budaya dan religiusitas.
Selain itu Paslon nomor urut 3 dengan Akronim AHS (Abu Hasan-Suhuzu) ini tetap berpegang teguh pada branding Butur Kabupaten organik.
“Visi saya sama dengan yang lalu. Tidak bergeser. Kita tinggal memberikan nilai tambah. Nilai tambah kualitatif bagi keamanan, nilai tambah kualitatif bagi budaya, nilai tambah kualitatif bagi religiusitas kita,” ungkap Abu Hasan kepada awak media di lokasi kampanye.
Selain itu, AHS juga membawa 5 agenda besar untuk Kabupaten Buton Utara jika masih dipercaya memimpin Butur 5 tahun ke depan.
Salah satu dari lima agenda besar itu yaitu ekonomi kerakyatan yang dianggap tepat untuk menopang kesejahteraan rakyat dan pembangunan Kabupaten dengan jargon “Wita Tinadeakono Sara” dalam menghadapi masa resesi ekonomi dunia.
“Program agenda besar saya ada lima, yang pertama ekonomi kerakyatan. Menghadapi resesi ekonomi dunia termasuk Indonesia. Maka jelas pilihan ekonomi kerakyatan adalah pilihan yang tepat untuk saya kembangkan lima tahun kedepan,” ungkap Abu Hasan.
Agenda kampanye AHS juga menjadi ajang bagi masyarakat Desa Wamboule untuk menyuarakan keinginannya untuk kepentingan daerah ke depannya.
Salah satunya terkait minimnya Sumber Daya Manusia di struktur pemerintahan Kabupaten Buton Utara. Di mana masap pemerintahan Abu Hasan hanya ada 1 figur yang menempati posisi struktural di pemerintahan Butur.
Menanggapi hal tersebut, Abu Hasan menyampaikan komitmennya untuk mengembangkan SDM warga Wamboule/ Waode Buri dengan menempatkan beberapa figur di dalam struktur pemerintahan, tentu dengan syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi.
“Komitmen mereka adalah pemanfaatan SDM Waode Buri di struktur pemerintahan, dan itu saya jamin dengan syarat-syarat bahwa siapapun bisa menempati posisi di birokrasi sepanjang syarat pangkat, golongan, kredibilitas dan lain-lain terpenuhi. Saya jaminkan mereka mudah-mudahan ada 3-4 kadis bisa duduk dengan persyaratan yang bisa mereka penuhi,” tegasnya.
Laporan : Rustam









