TenggaraNews.com, MUNA – Kepolisian Resort (Polres) Muna melaksanakan upacara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-73, di Alun-alun Kota Raha, Rabu 10 Juli 2019.
Puncak HUT Bhayangkara juga diramaikan beberapa parade dan pemberian penghargaan kepada personil Polri, dan kepada tujuh masyarakat Tongkuna.
Perayaannya tersebut turut dihadiri Bupati Muna, LM. Rusman Emba, Sekda Muna Barat, Sekda Buton utara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh pemuda serta organisasi kemasyarakatan.
Acara tersebut merupakan puncak dari peringatan HUT Bhayangkara yang jatuh setiap tanggal 1 Juli. Kapolres Muna, AKBP. Agung Ramos Paretongan Sinaga bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Dalam sambutannya, AKBP Agung menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan semua pihak kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam hal ini Polres Muna, sehingga terjalin sinergitas antara TNI/Polri dan stakeholder, sehingga situasi Kamtibmas di wilayah Polres Muna yang meliputi Kabupaten Muna, Muna Barat dan Buton Utara dalam keadaan kondusif.
Lebih lanjut, perwira dua melati itu menyampaikan, bahwa Kabupaten Muna dan Wakatobi perlu menjadi contoh dan teladan kepada daerah lain, karena selama memimpin lembaga hukum tersebut, pelaksanaan pesta demokrasi selalu terlaksana dengan baik, tidak ada demonstrasi-demonstrasi dan Pemungutan Suara Ulang (PSU), dan hal ini merupakan suatu kebanggan bersama.
“Kita sangat bersyukur, kondusifitas di wilayah Polres Muna selama melakukan perhelatan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta pelaksanaan Pilpres dan DPRD, DPR-RI serta DPD-RI berjalan dengan aman tanpa adanya demonstrasi dan PSU, ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak sehingga terciptanya kondisi aman bagi suatu daerah,” paparnya.
Kapolres juga berharap, agar kedepannya Polri dapat melayani masyarakat dan menjunjung tinggi hak asasi manusia serta semakin professional dalam bekerja.
“Tentu, kedepannya Polri harus menjawab ekspetasi masyarakat agar semakin professional, modern dan terpercaya (Promoter). Kemudian selalu melindungi, melayani masyarakat dan menjunjung tinggi HAM,” ucapnya.
Perayaan HUT Bhayangkara sempat tertunda dari jadwal yang semestinya digelar setiap 1 Juli. Hal itu disebabkan adanya dinamika keamanan selama proses pemilihan Umum 2019. Kemudian, pada tanggal 10 Juli 2019 inu dilakukan serentak diseluruh wilayah Indonesia.
Laporan: Phoyo
Editor: Ikas









