TenggaraNews.com, MUNA – Diduga menyabotase nama-nama penerima bantuan jambu mente dari Dinas Perkebunan dan Holtikultura Provinsi Sulawesi Tenggara, yang dilakukan Pj Kepala Desa Rangka, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna,warga menyegel balai desa.
Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengecam tindakan semena-mena yang dilakukan Zainal sebagai pelaksana tugas kepala desa.

“Ini dilakukan sebagai bentuk upaya mengecam tindakan semena-mena yang dilakukan Pj Kepala Desa,” ungkap Muliadin, Kamis 3 September 2020.
Diketahui bantuan sambung pucuk jambu mente dari Dirjen Perkebunan ini seluas 23 hektar dengan 47 penerima.
Namun, dalam perjalanannya, Zainal Pj Kepala Desa Rangka mengganti 20 dari 47 orang masyarakat penerima bantuan tersebut tanpa ada konfirmasi dari yang bersangkutan.
Lebih ironisnya, pergantian nama-nama penerima itu diduga ada kaitannya dengan Pilkada Muna September mendatang, mengingat nama-nama yang diganti adalah pendukung LM. Rajiun Tumada.
“Ironisnya yang diganti sebanyak 20 orang ini adalah pendukung Rajiun, dan yang menggantikan mayoritas penduduk Rusman Emba” tambahnya
Dalam tuntutannya, masyarakat meminta agar Pj kepala Desa di copot dari jabatannya.
Laporan : Phoyo









