TenggaraNews.com, ANDOOLO – Anak-anak transmigrasi di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), sudah banyak yang berperan di eksekutif maupun legislatif.
“Saya ini juga anak transmigrasi dari Kecamatan Tinanggea. Dan salah satu wilayah lumbung suara saya saat Pilcaleg 2019 adalah Kecamatan Buke, yang juga banyak warga transmigrasi,” kata Wawan Suhendra, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Konsel saat kampanye di Desa Tirtamartani Kecamatan Buke, Konsel, Kamis 15 Oktober 2020.
Wawan Suhendra dari PKB didaulat jadi juru kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Konsel, Surunuddin Dangga dan Rasyid (SUARA) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Konsel.
Dalam masa kepemimpinan Surunuddin Dangga sebagai bupati Konsel, menurut Wawan, sudah banyak yang dikerjakan dan sudah terbukti.
“Kalau ada calon mengatakan bahwa Pak Surunuddin tidak bekerja, tidak membangun. Itu hanya isu-isu yang menyesatkan. Karena itu isu tersebut jangan dipercaya,” tegasnya.
Sebagai bupati incumbent, Surunuddin sudah membangun Rumah Sakit (RS) kabupaten yang sudah dipakai untuk berobat oleh seluruh lapisan masyarakat Konsel.
“Rumah Sakit itu dibangun untuk kepentingan masyarakat. Jadi ini bukti bahwa Pak Surunuddin Dangga sebagai bupati incumbent sudah berbuat, sudah bekerja untuk membangun,” jelas Wawan Suhendra dengan nada penuh semangat.
Apalagi yang sudah dilakukan masa kepemimpinan Surunuddin Dangga? Ada pembangunan irigasi untuk mengairi persawahan di beberapa kecamatan di Konsel.
Lalu pembangunan jalan dan jembatan yang menghubungkan antarkecamatan di Konsel.Kemudian program bantuan bibit merica dan bibit durian.
Semua program tersebut sudah dirasakan petani di Konsel. Sehingga sangat tidak tepat, bila ada tim calon lain menyebarkan isu-isu menyesatkan.
“Isu-isu itu dikembangkan oleh tim dari Kendari. Mereka tidak tinggal di Konsel sehingga mereka tidak tahu apa yang dibangun Pemda Konsel,” tutupnya.
Laporan : Rustam









