TenggaraNews.com, WAKATOBI – Salah seorang tokoh masyarakat (Tomas) Kaledupa, Muhlis minta kepada lawan politik, agar menghentikan fitnah dan cacian kepada pasangan H. Arhawi – Hardin Laomo (HALO) sebagai calon Bupati dan calon wakil Bupati Wakatobi pada Pilkada 2020.
“Saya ingin mengingatkan kepada saudara saya yang ada di panggung sebelah sana agar menghentikan fitnah dan cacian,” tegas Muslis, Kamis, 15 Oktober 2020.
Menurutnya, Kursi kepemimpinan mesti diraih dengan cara-cara yang baik, bukan sebaliknya membawa kegaduhan dan membodohi masyarakat awam.
Mantan Bendahara DPD Partai Demokrat itu, sangat menyayangkan isu yang dijual panggung sebelah, bahwa H. Arhawi tidak memfungsikan wakilnya selama ini. Padahal, fungsi dan wewenang Wakil Bupati sudah jelas dalam peraturan perundang-undangan.
“Saya curiga, jangan-jangan ini hanya ingin menyembunyikan ketidak mampuannya, selama menjadi wakil,” ujarnya.
Diera kepemimpinan H. Arhawi, Kabupaten Wakatobi jauh lebih maju. Dari 17 Kabupaten Kota di Sulawesi Tenggara (Sultra), data Statistik menunjukan, Wakatobi menempati peringkat ke empat untuk Indeks Pembangunan Manusia.
Lanjutnya, H. Arhawi juga telah mendapatkan penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas keberhasilannya dalam pengelolaan keuangan daerah, selama enam kali berturut-turut.
Untuk itu, mantan politisi Partai Demokrat itu menawarkan kepada pagung sebelah, untuk menjaga etika demokrasi dan menjunjung tinggi etika kesopan santunan berpolitik, sehingga generasi Wakatobi ke depan tidak bercermin pada kaca yang retak.
Laporan : Syaiful









