TenggaraNews.com, SEKAYU (MUSI BANYUASIN, SUMSEL) – Amukan angin puting beliung memporak porandakan dan menyapu bersih puluhan rumah warga dari tiga desa, yakni di Desa Purwa Agung, Desa Karang Tirta, dan Desa Mekar Jaya, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis malam 3 Januari 2019.
Tak hanya rumah warga, sekolah juga turut menjadi sasaran amukan angin puting beliung tersebut. Kendati demikian, dalam insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Camat Lalan, Okta Rizal mengungkapkan, berdasarkan data yang diterimanya, terdapat dua unit rumah di Desa Purwa Agung rusak berat, rusak ringan 10 unit, rumah ibadah umat Hindu (Pure) tiga tempat dan sekolah rusak satu. Kemudian, di Desa Karang Tirta terdapat dua unit rumah rusak berat, rusak sedang satu unit dan sekolah rusak ringan satu unit.
“Selain itu, di Desa Mekar Jaya rumah rusak sedang satu unit. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini warga yang rumahnya rusak sudah disiapkan tempat pengungsian,” ungkap Camat Lalan.
Lebih lanjut, Okta Rizal mengatakan, bahwa pihak Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) bersama warga bertindak sigap merespon musibah tersebut, dengan melakukan gotong royong bersama memperbaiki rumah-rumah yang rusak.
Sementara Itu, PLt Kepala Dinas Kesehatan Musi Banyuasin, Azmi Dariusmansyah telah mengintruksikan tenaga kesehatan Puskesmas Karang Mukti, untuk segera turun guna mengantisipasi permasalahan masyarakat.
“khususnya terkait kesehatan dan segera mendirikan posko pengobatan di lokasi bencana, dan tak lupa memberikan laporan ke dinas terkait,” katanya.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Musi Banyuasin, H. Muhammad Jaya mengungkapkan, bahwa tim dari pihaknya akan turun langsung memberikan bantuan pada esok hari.
“Insha Allah, besok tim dari Dinsos akan turun langsung ke lokasi memberikan bantuan berupa Sembako dan peralatan kebutuhan lainnya yang dibutuhkan warga, sesuai laporan Camat Lalan,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin meminta seluruh OPD tanggap darurat dan segera memberikan bantuan untuk kebutuhan warga di Lalan.
“Segera ke lokasi dan menginventarisir kebutuhan warga, buka posko kesehatan untuk melayani warga setempat. Dalam kesempatan pertama segera ditindaklanjuti, karena pemerintah wajib hadir di tengah-tengah masyarakat dan segera laporkan langsung ke saya, tindak lanjut yang diperlukan dan yang telah ditindaklanjuti OPD terkait, sesuai tugas pokok dan fungsi instansi,” tegasnya. (Indra)









