TenggaraNews.com, KOLAKA UTARA – Calon anggota DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Fajar BS Lase mengunjungi Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) dalam rangkaian kampanyenya di wilayah Kolaka Raya, Senin 8 April 2019.
Desa Ngapa, Kecamatan Ngapa menjadi salah satu titik kampanye Caleg nomor uruy 4 ini. Ketua DPC PDIP Kabupaten Kolut, Agusdin serta beberapa Caleg PDIP di daerah tersebut.
Seperti di kabupaten lain, beberapa isu yang menjadi penekanan dalam kampanyenya sejalan dengan program kerja “Sultra Berdaya” adalah pemberdayaan masyarakat dan peningkatan infrastruktur.
“Saya sudah berkeliling di 17 kabupaten/kota, masuk ke pelosok desa dengan kondisi jalan yang buruk, berinteraksi dengan masyarakat untuk menyerap aspirasinya, yang dibutuhkan masyarakat adalah adanya perhatian yang serius,” ujar pria yang selalu tampil sporty ini.
Dia menyerukan kepada warga agar memilih Caleg yang jelas visi misi dan programnya, bukan Caleg yang hanya ingin duduk saja di dewan, setelah terpilih pasti orang seperti itu tidak tahu harus berbuat apa, karena orientasinya dari awal bukan bekerja untuk masyarakat tetapi untuk dirinya sendiri.
” Sebagai kader, perjalanan kampanye selama ini juga untuk menguatkan mesin partai, saya tidak ingin mesin partai hanya diingat bila dalam masa Pileg, Pilkada dan Pilpres saja, kita harus memberikan penguatan, kita harus satu rapatlan barisan,” terangnya.
Dirinyapun meminta agar masyarakat tetap memilih Jokowi-Amin dalam Pilpres ini.
“Kita sudah melihat kinerjanya dalam lima tahun ini sangat luar biasa, marilah kita beri kesempatan agar Jokowi melanjutkan program pro rakyat yang telah kita rasakan manfaatnya ini,” kata Falas.
Di tempat yang sama, Ketua DPC PDIP Kolut, Agusdin mengatakan, bahwa dirinya sebagai Jetua TKD Jokowi-Amin Kolut siap memenangkan pasangan Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1 itu di wilayah Kolaka Utara.
“isu-isu yang menyerang Jokowi seperti PKI, antek asing serta isu lain lama kelaman terbukti hanya isapan jempol, bagaiman Jokowi menjadi anggota PKI padahal saat itu masih balita, saya justru heran dengan pasangan sebelah, saat bertemu dengan petani dia menjanjikan akan menaikkan harga gabah, tetapi saat berkunjung ke pasar dia menjanjikan akan menurunkan harga beras, sebuah pernyataan yang kontradiktif. Bagaimana harga beras turun bila harga gabah naik,” terang pria yang juga maju sebagai Caleg PDIP untuk DPRD Kolut.
Sementara itu, Caleg PDIP untuk DPRD Provinsi, Sudarman dalam kesempatannya berbicara mengatakan, bahwa dia sebelumnya merupakan pengusaha kakao.
“Harga komoditas memang naik turun, bukan pemerintah yang menaikkan atau menurunkan harga seenaknya, tapi pasar yang menentukan,” imbuhnya,
Diapun menegaskan siap mewakili dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Kolut di DPRD Provinsi Sultra nanti.
Acara yang dipandu oleh Rusdin Saiyeng, Caleg PDIP untuk DPRD Kolut ini ditutup dengan foto bersama, nampak ibu-ibu yang antusias berebut untuk berselfie ria dengan Caleg DPR RI pilihannya tersebut.
(Phy/red)









