TenggaraNews.com, MUNA – Tahapan seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sultra telah usai. Hasilnya, tiga nama telah direkomendasikan ke Gubernur Sultra, Ali Mazi. Selanjutnya, gubernur akan menyerahkan tiga nama tersebut kepada Sekretaris Kabinet (Seskab).
Nurdin Pamone yang ikut dalam seleksi tersebut dan berhasil masuk dalam empat besar dinyatakan gugur pada tahap penulisan dan persentase makalah.
Caleg DPRD Provinsi Sultra Dapil Kabupaten Muna, Muna Barat dan Buton Utara, La Ode A. Darmono menyoroti gugurnya Sekda Muna itu dari seleksi tersebut. Menurut dia, proses yang dilakukan oleh Timsel tidak transparan. Seharusnya, Timsel harus terbuka dalam melakukan seleksi.
“Proses penilaian harus fair atau tidak atas pesanan tertentu. Timsel tentu harus memahami bahwa ini bukan hanya sekadar proses untuk memilih tiga nama yang memimpin ASN, tetapi ada hal lain yakni kehormatan orang Muna, sebagaimana janji politik Ali Mazi saat berkampanye, yang ingin menempatan orang Muna sebagai Sekprof,” tegas mantan Komisioner Bawaslu Sultra ini, Rabu 20 Februari 2019.
Keterwakilan Muna di pemerintahan Ali Mazi, tentu semua itu harus menjadi pertimbangan Timsel untuk memutuskan tiga orang. Selain itu, lanjutnya, Nurdin Pamone diyakini memiliki kemampuan yang mumpuni.
“Pak Nurdin Pamone ini telah menduduki beberapa jabatan tinggi di pemerintahan. Bahkan saat ini, dia sebagai Sekab di Kabupaten Muna,” ujar Caleg nomor urut 6 tersebut.
Apalagi, kata dia, dibeberapa tahapan dari seleksi tersebut, nama Nurdin Pamone selalu diurutan pertama, artinya nilai Nurdin Pamone yang tertinggi.
“Oleh sebab itu, untuk menghindari kemarahan orang Muna, sebaiknya Ali Mazi mengganti Timsel, melakukan kembali proses seleksi secara transparan dan kembali ke janji saat berkampanye untuk menempatkan orang Muna sebagai Sekprof,” pinta Caleg PBB ini.
Untuk diketahui, Ali Mazi telah berjanji untuk menempatkan figur asal Muna pada posisi Sekda Pemprov Sultra. Hal tersebut disampaikannya saat dirinya melakukan kampanye di Kabupaten Muna, pada agenda Pilgub lalu. Bahkan, janji itu pun kembali disampaikan Gubernur Sultra saat tahapa seleksi Sekda tengah berjalan.
(Phoyo/red)









