TenggaraNews.com, KONAWE – Keluarga besar masyarakat Latoma yang bermukim di Unaaha, Ibukota Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), membuka posko bantuan korban banjir. Posko didirikan di Jalan Buburanda No 212, didekat salah satu Sekolah Dasar.
Koordinator posko bantuan korban banjir Kecamatan Latoma, Rusdiawan, menyampaikan terima kasih atas antusiasme warga memberikan bantuan sembilan bahan pokok (Sembako).
“Atas nama tim, menyampaikan terima kasih sekaligus memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian masyarakat untuk membantu korban banjir Kecamatan Latoma, ” ujarnya, Jumat (14/6/2019).
Posko peduli korban banjir mulai dibuka sejak 11 Juni 2019 lalu. Bantuan yang sudah diterima berupa beras, minyak goring, indomie dan pakaian yang masih layak pakai.
“Selain Sembako yang diterima, saat ini posko peduli banjir juga telah menerima donasi dalam bentuk uang sebesar Rp. 200.000 sampai hari ini melalui via transfer di rekening posko peduli banjir, ” ungkap Rusdiawan.
Kendala yang dihadapi para relawan saat ini, susahnya mendistribusikan bantuan korban banjir menuju Kecamatan Latoma. Sebab jembatan penghubung Kecamatan Asinua dengan Kecamatan Latoma, sudah putus diterjang banjir.
” Saat ini kami masih mencari jalar keluar untuk mendistribusikan bantuan yang telah terkumpul di posko peduli banjir, karena akses jalan yang sulit di tembus oleh kendaraan baik roda dua maupun kendaraan roda empat,” ungkapnya.
Sasaran penyaluran bantuan tersebut diantaranya warga Desa Wawalatoma, Desa Latoma Jaya, Desa Arombu Utama, Desa Andouluto, Desa Waworaha, Desa Pinole, Desa Amboniki, Desa angonga dan Desa Nesowi.
Sulitnya transportasi, Risko Julianto salah satu warga Kecamatan Latoma yang dihubungi melalui via telepon mengungkapkan, kondisi warga sangat memprihatinkan. Pasalnya kebutuhan pokok yang sulit didapatkan. Beberapa warga terpaksa berjalan kaki puluhan kilometer untuk memperoleh makanan.
Laporan: Helny Setyawan
Editor : Rustam









