TenggaraNews.com, BUTON UTARA – Dinas Pertanahan Kabupaten Buton Utara (Butur) dan camat Kulisusu Utara disoroti Himpunan Mahasiswa dan Pemuda (Hipma) Lakansai, akibat 2 desa yang mengalami keterlambatan pembangunan jaringan listrik.
Dua desa yang dimaksud, yakni Desa Wowonga Jaya dan Desa Lanosangia yang berada di wilayah Kulisusu Utara. Diduga penyebab terlambatnya pembangunan jaringan listrik, karena terhambat pembayaran tanaman yang dilalui jaringan.
Menanggapi hal itu, Baaziri S.Pd,M.Si Kepala Dinas Pertanahan Butur mejelaskan sebagai Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang menangani urusan tersebut, pihaknya mendapatkan beberapa kendala.
Salah satunya, adanya keterlambatan data jumlah tanaman yang akan di tebang , sehinggga terjsdi keterlambatan dalam hal penbayaran. Baaziri juga menjelaskan, pihaknya hanya mengurusi pembayaran ganti rugi tanaman.
” Saya tidak tau secara tehnis mana saja tanaman yang akan ditebang sebelum kabel jaringan terpasang. Saya hanya menunggu data berapa yang saya akan bayar, ” jelasnya.
Baaziri. menambahkan, masih adanya tanaman yang belum ditebang setelah pemasangaan kabel jaringan, bukan kesalahan pihak pertanahan. “Sebab kami sudah lakukan satu kali penebangan dan kami kira sudah tidak ada lagi yang akan ditebang,” tambahnya.
Di ketahui sekarang sudah berdiri tiang listrik PLN dan hanya menunggu di aktifkan setelah pemangkasan atau penebangan .
“Walaupun bukan tupoksi kami (Dinas Pertanahan) dalam hal penebangan tapi ada tanggung jawab kita bersama dalam menangani masalah yang ada di masyarakat, ” jelasnya.
Sementara itu, Drs Ausi Camat Kulisusu Utara menjelaskan, tidak ada masalah dalam proses penebangan dan bembayaran tanaman, hanya ada kesalahan data yang kami terima.
Ditambah lagi masalah teknis di lapangan, pmerintah kecamatan dan pertanahan tidak tahu menahu. Ternyata masih ada yang akan di tebang setelah pemasangan kabel njaringan. ” Padahal kami sudah melakukan satu kali penebangan sebelumnya,, ” jelasnya.
Terkait masalah ini, pihak PLN, Dinas Pertanahan Butur, camat dan Polsek Kulisusu Utara dan Hipma Lakansai dijadwalkan melakukan pertemuan di Desa Wowonga Jaya. Diperkirakan pertemuan akhir Agustus 2019.
Laporan : Dirwanto
Editor : Rustam









