TenggaraNews.com, BULUKUMBA –
Rencana pembangunan dermaga phinisi yang diinisiasi Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan sejalan dengan terus berjalannya pengembangan kawasan wisata di Kota Butta Panrita Lopi. Hal ini sebagai bentuk respon positif pemerintah kabupaten, dalam menyikapi komitmen warga Bulukumba untuk terus meningkatkan frekuensi kunjungan wisatawan baik regional, domestik maupun wisatawan mancanegara yang dari tahun ke tahun kian membludak.
Pengoperasian dan pembangunan dermaga kapal phinsi merupakan salah satu strategi jitu pengembangan pariwisata di Kabupaten Bulukumba.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba, Muh. Ali Saleng mengungkapkan,
rencana ini diinisiasi pihaknya sebagai bentuk refleksitas terhadap kebijakan pengoperasian armada kapal phinisi, yang ke depan akan difungsikan untuk menjemput dan memberikan kemudahan aksesibilitas layanan penyeberangan mobile bagi wisatawan dan pengunjung dari Kabupaten Kepulauan Selayar, dan begitu pula sebaliknya.
Ia berharap, strategi ini bisa berjalan efektif sesuai dengan rencana dan harapan semua pihak, terutama dalam upaya untuk mendukung berjalannya kebijakan pengembangan kawasan wisata Kota Bulukumba yang terus dipacu dan digenjot oleh Dinas Pariwisata setempat.
Ali juga berharap, agar rencana pembangunan dermaga kapal phinisi sudah bisa tereealisasi pada TA. 2019 mendatang. Langkah alternatif juga telah dipersiapkan Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba yang berencana akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Kelautan dan Perikanan, Dishub, Pemprov Sulsel dan pihak Syahbandar tingkat satu.
“Kami akan mengajukan permohonan alih fungsi dermaga PPI Bontobahari, sebagai pelabuhan perahu phinisi,” ujarnya, saat ditemui dalam rangkaian Gala Dinner Festival Phinisi 2018 di kawasan pesisir Pantai Tanjung Bira, Kamis 13 September malam.
Laporan: Fadly Syarif








