TenggaraNews.com, KOLAKA – Mahasiswa Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka dan warga Desa Popalia keluhkan jalan berdebu menuju kampus USN. Kawasan tersebut seyogyanya menjadi prioritas.
Akses utama yang berada di Kelurahan Mata Iwoi, Kecamatan Tanggetada ini dalam kondisi memprihatinkan. Saat musim kemarau, jalan nampak berdebu dan sangat menganggu kesehatan warga.
Saat musim penghujan tiba, jalan menjadi berlumpur dan juga membahayakan pengendara yang melitasi jalan tersebut.
Untuk itu, mahasiswa dan warga Popalia mengharapkan kepada pemerintah daerah Jabupaten Kolaka untuk segera melakukan pengaspalan, karena jalur itu merupakan urat nadi bagi masyarakat dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari.
Salah seorang warga Desa Popalia, Dodi mengatakan, jalan ini seharusnya di sudah aspal, karena kondisi infrastruktur tersebut jelas-jelas sangat menganggu pengguna jalan, terutama di musim kemarau seperti ini yang berdebu.
“Ya seharusnya jalan ini secepatnya diaspal, karena kendaraan lalu lalang dan sangat menganggu kenyamanan kami di sini. Kalau musim kemarau seperti ini, saat kendaraan lewat, debunya sangat luar biasa mengancam kesehatan kami. Kemudian, kala musim hujan tiba, kondisinua lebih parah lagi karena becek, seperti di pendakian ujung di sana itu, pernah anak mahasiswa jatuh kasian,” beber Dodi.
Sementara itu, salah satu mahasiswa USN, Rahmat Hidayat mengatakan, sejak kegiatan perkuliahan dipindahkan di kampus baru USN yang berada di Desa Popalia, Ia bersama rekan-rekannya yang lain setiap hari melalui jalur tersebut
“Ya kita sudah dua tahun lebih pindah di sini, dan kita juga yang paling merasakan dampak jalan ini. Kita disini untuk menuntut ilmu, bukan menikmati debu,” ujarnya.
Rahmat menegaskan, agar Pemda Kabupaten Kolaka tidak menutup mata dengan kondisi jalan seperti ini, dan segaralah dilakukan pengaspalan.
“Karena itu jalan akses satu satunya yang kami lalui,” tambahnya.
Laporan: Deriyanto Tetambe









