TenggaraNews.com, KONAWE – Warga Kabupaten Konawe mengeluhkan bau busuk dari tumpukan sampah di pinggir jalan, depan Pasar Wawotobi yang dibiarkan membusuk hingga tiga pekan lamanya. Masyarakat yang melintasi kawasan tersebut mengaku tak nyaman, karena aroma tak sedap itu menyeruak ke hidung.
Helny, salah seorang warga sekitar menyoroti kinerja Dinas Kebersihan Pemkab Konawe, yang terkesan melakukan pembiaran terhadap tumpukan sampah tersebut. Menurut dia, selain merusak pemandangan karena disimpan di pinggir jalan, bau busuk juga menjadi hal yang paling banyak dikeluhkan pedagang.
“Seharusnya pemerintah sigap dong mengangkut sampah ini, jangan dibiarkan menumpuh hingga berminggu-minggu. Bagaimana sih ini petugas kebersihannya nggak kerja yah,” keluhnya dengan nada kesal, Minggu 15 April 2018.
Olehnya itu, Helny berharap agar pemerintah segera mengangkut sampah tersebut, karena warga sudah tak nyaman dengan keberadaan tumpukan sampah itu.
“Inilah kebiasan buruk yang harus direvolusi,” jelas Helny.
Sementara itu, Kepala Pengelola Pasar Konawe, Amir mengaku tak mengetahui soal tumpukan sampah, karena secara teknis hal tersebut merupakan kewenangan pihak Pemkab Konawe melalui Dinas Kebersihan.
“Yang lebih tahu itu di Pemda,” singkatnya.
Laporan: Ikas Cunge









