TenggaraNews.com, WAKATOBI – Ketua DPRD Wakatobi, Hamirudin ditantang untuk melakukan refoccusing anggaran sebagaimana yang telah disampaikan melalui intuksi presiden, dalam rangka penanganan pandemic wabah Covid-19 diberbagai wilayah.
Hal tersebut disampaikan politisi Gerindra, Erniwati Rasyid yang mengusulkan agar kegiatan fisik pengadaan barang dan jasa yang kurang urgent, sebaiknya direfoccusing untuk pencegahan penanganan Covid-19 di Kabupaten Wakatobi.
“Beranikah kita semua pimpinan (tanya dia) untuk menyepakati dan menetapkan anggaran proyek yang tidak terlalu urgent itu, direfoccusing untuk penanganan virus corona,” tegas Erniwati Rasyid saat rapat kerja dengan Pemda Wakatobi beberapa waktu lalu.
Ia mengusulkan kepada Hamirudin sebagai pimpinan DPRD agar hal tersebut dipertimbangkan. Pasalnya, relokasi anggaran pengadaan barang dan jasa juga diperbolehkan dalam intruksi presiden, ketimbang harus menggunakan TPP di Kabupaten Wakatobi.
Rapat kerja tersebut cukup alot. Kendati anggota dewan meminta penjelasan rincian mengenai sasaran penggunaan anggaran sebesar Rp16 miliar dari APBD tahun 2020.
Ketua DPRD Wakatobi mengatakan, apa yang dilakukan oleh pemerintah daerah sudah sesuai dengan aturan, dan untuk semua anggota akan direfoccusing anggaran perjalanan dinasnya.
“Kita percayakan saja semua, kepada pemerintah daerah untuk mengelola anggaran itu,” ujar Hamirudin.
Laporan : Syaiful









