TenggaraNews.com, BUTON UTARA – Rehabilitasi gedung SMPN 2 Kambowa, Kabupaten Buton Utara (Butur) disoal. Hal itu disampaikan salah satu anggota komite sekolah, Samsudin.
Melalui akun fecebooknya, Samsudin melayangkan protes pada Pemda Butur. Melalui akun facebook atas nama Herkules, Ia menyebutkan, bahwa terdapat beberapa bahan bangunan sudah lapuk dan layak diganti, namun Panitia Pelaksana Kegiatan (PPK) tidak menggantinya.
Seperti balok plafon ukuran 5×7 CM yang nampak suda lapuk, dan dikhawatirkan tidak lama lagi bakal rubuh dan membahayakan anak anak yqng sedang belajar di kelas.
Lebih lanjut, Samsudin juga menambahkan, lantai yang lengkung juga tidak ditimbun dan langsung dipasangkan keramik. Hal itu juga dikhawatirkan akan cepat rusak, karena tidak padatnya tanah timbunan pada lantai bawah keramik.
Dikonfirmasi via telefophone, pemilik akun Herkules itu menyampaikan kekesalannya kepada PPK. Pasalnya, Ia sudah melakukan komunikasi terkait keluhan tersebut kepada PPK, namun tidak diindahkan.
“Saya sangat kesal, karena saya khawatir bisa membahayakan anak anak. Saya sudah layangkan protes langsung, bahkan sama tukangnya juga, tapi tidak ditanggapi,” ungkap pria yang kerap memposting kondisi jalan rusak di Butur itu, Selasa 19 November 2019.
Herkules juga berharap, Pemda Butur dalam hal ini kepala Dinas Pendidikan segera meninjau kebenaran yang dikeluhkannya itu, serta memanggil Kepala Sekolah selaku panitia kegiatan.
“Saya berharap, Kepala Dinas Pendidikan turun mengecek langsung di lokasi, atau panggil Kepseknya, biar ada tindakan perbaikan selanjutnya,” harapnya.
Laporan: Dirwanto









