TenggaraNews.com, WAKATOBI – Seekor kelelawar meresahkan masyarakat Kabupaten Wakatobi. Bagaimana tidak, binatang jenis kalong tersebut sering mengganggu aliran arus listrik.
Sebulan terakhir ini, aliran listrik di Kecamatan Wangi-wangi Selatan (Wangsel) sering mengalami pemadaman berkali-kali, sampai dengan waktu beberapa jam.
Kepala PLN Wangsel, Talib mengungkapkan, bahwa beberapa hari ini sering terjadi gangguan tegangan menengah yang disebabkan kelelawar, karena menempel pada jaringan listrik.
“Untuk Pulau Wangi-wangi, beberapa hari ini pada malam hari memang benar aliran listrik masih padam,l akibat gangguan jaringan tegangan menengah. Beberapa yang ditemukan penyebabnya setelah kita telusuri tiang per tiang adalah kelelawar yang menempel di jaringan listrik,” ungkap Talib, Sabtu 28 Desember 2019.
Khusus Wangsel, kelelawar banyak ditemukan pihak PLN di wilayah Kapota, Kolo, Padakuru, Matahora dan Numana.
Beberapa pekerjaan yang dilaksanakan untuk perbaikan kendala jaringan listrik PLN diantaranya penggunaan konduktor berisolasi untuk semua pembangunan jaringan baru, dan penggantian konduktor lama yang belum berisolasi dengan konduktor yang berisolasi.
Selain itu, pihak PLN uga memasang peralatan pelindung konduktor dari sentuhan binatang, dan pemasangan peralatan proteksi di jaringan untuk mengurangi daerah berdampak padam apabila terjadi gangguan.
Hingga saat ini, beberapa konduktor berisolasi untuk mencegah gangguan dari kelelawar yang sudah terpasang yaitu di Pelabuhan Panggulubelo, Kolo, jalan dari Endapo sampai RSUD, Wungka, Madati, dan Padakuru.
Untuk itu, Kepala PLN Wangsel meminta pengertian dari masyarakat yang terkena dampak gangguan jaringan listrik, karena masih terus diupayakan untuk diperbaiki.
Laporan : Syaiful









