Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Daerah

Tidak Sesuai Spesifikasi, Nelayan asal Maligano Kembalikan Fiber Boat ke Kades

Redaksi by Redaksi
December 29, 2019
in Daerah
0
Smiley face

TenggaraNews.com, MUNA– Sejumlah perahu fiber program unggulan Kepala Desa Maligano, Ali Syahban yang pembiyaannya bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2019 dikembalikan oleh masyarakat. Pasalnya, perahu berbahan dasar serat gelas atau fiberglass yang dibuat oleh masyarakat lokal (local community) tidak sesuai spesifikasi, mulai berlubang (Perforated) serta dapat mengancam keselamatan penggunanya.

Aziz, salah satu penerima perahu fiber mengatakan, perahu yang dibagikan kepada nelayan terbilang tipis dan mulai retak. Padahal, untuk standar ketebalan yang telah disepakati bersama saat musyawarah desa memiliki ketebalan lima lapis, namun saat penyaluran, beberapa masyarakat termasuk dirinya mendapatkan ukuran ketebalan tiga lapis, sehingga fiber boat tersebut mudah rusak.

“Kami harapkan pihak yang bertanggung jawab bisa memperbaiki barang tersebut dengan melapisi perahu fiber menjadi lima lapis, agar bisa digunakan dengan layak, karena ini sangat berbahaya jika digunakan. Lebih baik kita kembalikan ke desa dari pada membuat kita celaka,” keluh Aziz, saat di hubungi via seluler, Sabtu 28 Desember 2019.

Hal senada juga dikeluhkan Nurlan, dari 60 unit perahu fiber yang telah disalurkan kepada nelayan terdiri dari beberapa tingkatan, mulai dari tiga lapis, empat lapis hingga pada tingkatan yang telah disepakati yakni lima lapis.

“Kita sebagai nelayan meminta agar perahu fiber tersebut diperbaiki mulai dari tingkat kemiringannya hingga ketipisannya harus dirubah. Kami kira yang kerja orangnya professional, ternyata dalam pengerjaannya tidak beres, tidak sesuai hasil kesepakatan waktu rapat. Bahkan, salah seorang nelayan saat berada di tengah lautan tiba-tiba mengalami kebocoran. Sebenarnya masih banyak yang mau mengembalikan namun faktor jarak angkut sampai ke kantor desa lumayan jauh,” keluhnya.

You Might Also Like

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

Kopdes Merah Putih Dirusak, Kepala Desa Laporkan Pelaku di Polres

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Desa Maligano, Ury Ode mengatakan, dengan adanya program pemerintah tentang inovasi desa, maka dengan bantuan seperti itu dapat digenjot dan merupakan sebuah prestasi. Akan tetapi, bantuan yang diberikan kepada masyarakat berupa perahu nelayan fiberglass sudah banyak yang tidak digunakan, bahkan telah dikembalikan di kantor desa akibat mengalami kerusakan dan pembuatannya tidak sesuai spesifikasi.

Smiley face

“Saya sangat menyayangkan pengerjaan perahu nelayan fiberglass yang dibuat tidak sesuai spesifikasi, apalagi beberapa unit dibuat berbeda kualitasnya. Tentu ini merugikan dan membahayakan bagi pemakainya,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa (Kades) Maligano, Ali Syahban mengatakan, perahu nelayan fiberglass sudah melalui proses dan mekanisme, pada saat rapat pelaksanaan kegiatan itu sudah menjadi ketentuan dengan anggaran Rp8 juta per unit di luar pajak, sedangkan untuk ukuran panjang 8 meter, lebar 90 cm dan dalam 60 cm, namun soal ketebalan saat itu tidak ada pembicaraan.

“Saat itu pekerjaan sudah berjalan, sekitar 10 unit perahu nelayan fiberglass telah jadi dan diambil, tiba-tiba masyarakat komplain dengan mengatakan perahu fiber yang dibuat tipis. Padahal, saat serah terima mereka periksa dulu, layak atau tidak, karena semua cetakannya sama dan pada saat itu mereka ambil, beberapa hari kemudian masyarakat mengembalikannya dengan alasan tipis kan saya juga bingung,” ujarnyam

Pada saat masyarakat komplain, lanjut Syahban, Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) bersama perangkat desa menggelar rapat terakhir, yang membicarakan permasalahan-permasalahan di desa dan dihadiri Camat, PPK, pihak kepolisian serta pendamping tehnik kabupaten. Keluhan masyarakat yang jadi prioritas adalah terkait fiber boat yang tipis.

“Jadi, kami menyuruh masyarakat soal ketipisan bisa ditanyakan kepada si pembuat perahu agar bisa dijelaskan, karena proses pembuatannya kami tidak tahu menahu, mereka meminta tambahan dua lapis kain kepada pengrajinnya, akhirnya disetujui. Sebenarnya, perahu tersebut memiliki garansi satu tahun, kerusakan bisa saja terjadi, karena perahu tersebut tidak disimpan di laut tapi di rumah. Kalau terkait bocor, jangan sampai perahu tersebut dibocorkan, apalagi ini sudah memasuki tahun politik,“ paparnya.

Lebih lanjut, Syahban menerangkan, bahwa dirinya pernah juga dilaporkan terkait masalah pekerjaan, mulai dari Tipikor dan lainnya, namun semuanya dihadapinya. Artinya, sudah jelas kalau pekerjaan ini dipihak ketigakan.

“Memang dalam prosesnya walaupun biar hanya retak sedikit mereka foto dan di upload di Medsos, tapi saya tidak ambil pusing.” terangnya.

Laporan: Phoyo

Post Views: 291
Previous Post

Gegara Kelelawar, Aliran Listrik di Wakatobi Kerap Padam

Next Post

Iming-iming Bekerja di VDNI, Adik Wabup Konawe Perdaya Empat Korbannya

Redaksi

Redaksi

Related News

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

by Redaksi
April 13, 2026
0

TenggaraNews. com, WAKATOBI - Kapal penumpang KM. Napoleon dengan trayek Kendari - Wd. Buri - Wanci dan sebaliknya, dinilai melakukan...

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

by Redaksi
April 11, 2026
0

TenggaraNews. com, KONAWE SELATAN– Konflik agraria di Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memasuki babak baru...

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

by Redaksi
April 11, 2026
0

TenggaraNews. com, KONAWE - Program perbaikan infrastruktur jalan sepanjang kurang lebih 45 kilometer di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi...

Kopdes Merah Putih Dirusak, Kepala Desa  Laporkan Pelaku di Polres

Kopdes Merah Putih Dirusak, Kepala Desa Laporkan Pelaku di Polres

by Redaksi
March 27, 2026
0

TenggaraNews. com, BUTENG - Sinakaria Kepala Desa (Kades) Polindu, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), resmi melaporkan sejumlah oknum yang...

Next Post
Iming-iming Bekerja di VDNI, Adik Wabup Konawe Perdaya Empat Korbannya

Iming-iming Bekerja di VDNI, Adik Wabup Konawe Perdaya Empat Korbannya

Acuhkan Rekomendasi KASN, Gubernur Sultra Tak Patuh?

Acuhkan Rekomendasi KASN, Gubernur Sultra Tak Patuh?

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Polsek Kaledupa Dinilai Tidak Profesional Tangani Laporan Masyarakat
  • Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara