Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Daerah

Kasra dan Muchlis Disebut Aktor PHK Massal SSU

Redaksi by Redaksi
November 22, 2018
in Daerah
0
Smiley face

TenggaraNews.com, BOMBANA – Polemik Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal yang dilakukan oleh pihak PT. Surya Saga Utama (SSU) dipertanyakan para mantan karyawan. Hal itu didasari karena kebijakan perusahaan yang terkesan tebang pilih dan mengorbankan masyarakat. Padahal, sejak investasi asing ini masuk ke Pulau Kabaena, masyarakat telah dijanjikan akan menyerap tenaga kerja lokal.

Keputusan PHK massal ini dinilai sengaja didesain sedemikan rupa. Direktur PT. SSU, Kasra Jaru Munara dan HRD pusat, Muchlis Assegaf disebut-sebut sebagai aktor utama dari lahirnya keputusan PHK massal karyawan sebanyak 544 orang.

Mantan Humas PT. SSU, Simon menyebut kedua nama tersebut (Kasra dan Muchlis) berperan penting atas terjadinya PHK secara massal dari management perusahaan tersebut.

Karena, kata dia, kedua nama tersebut yang telah merekomendasikan ke pihak investor asing asal Rusia, agar mengeluarkan kebijakan PHK massal. Padahal, diawalnya management perusahan hanya berencana merumahkan atau mengistrahatkan sementara karyawan. Namun, setelah Kasra dan Muchlis melakukan kajian serta penghitungan terkait jumlah biaya yang akan disiapkan, keputusan PHK dinilai tak membutuhkan anggaran yang fantastis, jika dbandingkan dengan kebijakan dirumahkan atau diistrahatkan sementara.

“Mereka berdualah ini yang menyampaikan kepada pihak Rusia, agar melakukan PHK kepada ratusan karyawan, karena biaya yang dikeluarkan tak sebanyak kalau dibandingkan dengan kebijakan merumahkan atau memberhentikan sementara para karyawan,” beber Simon, Rabu 21 November 2018.

You Might Also Like

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

Kopdes Merah Putih Dirusak, Kepala Desa Laporkan Pelaku di Polres

Parahnya lagi, keputusan PHK tersebut hanya disampaikan secara lisan yang diumumkan oleh Kasra Jaru Munara sebagai Direktur. Tak hanya itu, hak-hak karyawan pasca keputusan PHK dikeluarkan pihak perusahaan juga tak direalisasikan.

Smiley face

Lebih lanjut, Simon menegaskan, bahwa perusahaan tidak konsisten dan terkesan tebang pilih. Sebab, Kasra yang menjabat sebagai Direktur seharusnya turut di PHK, karena status mantan calon Bupati Bombana itu juga merupakan karyawan PT. SSU.

“Anehnya, setelah mengumumkan semua karyawan di PHK, ternyata masih ada karyawan yang melakukan aktivitas atau bekerja. Ini kan tebang pilih namanya. Kemudian, seharusnya Pak Kasra juga di PHK, karena dia kan karyawan juga,” tegas Simon.

Ditambahkan, bahwa dirinya bersama sejumlah mantan karyawan lainnya yang menjadi korban PHK, tidak menerima keputusan yang terkesan tebang pilih tersebut. Olehnya itu, akan dilakukan aksi demonstrasi untuk mengusir Kasra Jaru Munara keluar dari Kabaena.

“Kami akan melakukan penolakan terhadap kebijakan ini, dan meminta Pak Kasra agar segera meninggalkan Kabaena. Kami kasih waktu satu minggu kepada mereka untuk meninggalkan Kabaena,” terangnya.

Dugaan by desain Kasra dan Muchlis atas PHK massal tersebut juga dikuatkan dengan pernyataan dari salah satu Humas PT. SSU, Musafir yang mendengar langsung pernyataan dari HRD pusat.

“Ini memang keputusan yang tidak menyenangkan, sehingga wajarlah kalau kawan-kawan protes dan tidak terima. Kalau memang mau di PHK, maka harus merata dan adil dong, mulai dari direktur dan sejumlah karyawan lainnya yang mengisi jabatan strategis juga harus dipecat, kan mereka juga berstatus karyawan,” katanya. (Ikas)

Post Views: 328
Tags: #Bombana#PHK massal#simon#SSU#Tambang
Previous Post

Lakukan KDRT, Nelayan Asal Kendari Cadi Terancam Lima Tahun Penjara

Next Post

Lakukan Kunjungan Supervisi PKK, Agista Apresiasi Kreatifitas Warga Kendari Caddi

Redaksi

Redaksi

Related News

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

by Redaksi
April 13, 2026
0

TenggaraNews. com, WAKATOBI - Kapal penumpang KM. Napoleon dengan trayek Kendari - Wd. Buri - Wanci dan sebaliknya, dinilai melakukan...

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

by Redaksi
April 11, 2026
0

TenggaraNews. com, KONAWE SELATAN– Konflik agraria di Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memasuki babak baru...

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

by Redaksi
April 11, 2026
0

TenggaraNews. com, KONAWE - Program perbaikan infrastruktur jalan sepanjang kurang lebih 45 kilometer di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi...

Kopdes Merah Putih Dirusak, Kepala Desa  Laporkan Pelaku di Polres

Kopdes Merah Putih Dirusak, Kepala Desa Laporkan Pelaku di Polres

by Redaksi
March 27, 2026
0

TenggaraNews. com, BUTENG - Sinakaria Kepala Desa (Kades) Polindu, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), resmi melaporkan sejumlah oknum yang...

Next Post
Lakukan Kunjungan Supervisi PKK, Agista Apresiasi  Kreatifitas Warga Kendari Caddi

Lakukan Kunjungan Supervisi PKK, Agista Apresiasi Kreatifitas Warga Kendari Caddi

Pemkab Bombana Berhasil Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Pemkab Bombana Berhasil Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi
  • Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara