Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home crime & Justice

Kecam Pemukulan Mahasiswa di Kukar, PB HMI Pertanyakan Kinerja Pengamanan Aparat Kepolisian

Redaksi by Redaksi
April 10, 2019
in crime & Justice
0
Smiley face

TenggaraNews.com, KENDARI – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mengecam insiden pemukulan orang tidak dikenal (OTK), terhadap beberapa mahasiswa di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur saat melakukan aksi damai mahasiswa menuntut netralitas Aparat Sipil Negara (ASN), di Pemilu 17 April 2019 mendatang, Selasa 9 April 2019.

Hal tersebut disampaikan Wasekjend Internal Bidang PAO PB HMI, Muhammad Arimin melalui rilis beritanya. Dia sangat menyesalkan tindakan represif yang dilakukan oleh OTK, hingga membuat sejumlah mahasiswa mengalami luka-luka.

Arimin sangat menyayangkan ulah oknum tersebut yang sangat membabi buta.

“Kami sangat mengecam tindakan represif yang dilakukan oleh oknum tersebut, yang mengakibatkan beberapa mahasiswa mengalami luka-luka, bahkan salah satu diantaranya kader kami dari HMI Cabang Kutai Kartanegara mengalami patah tulang hidung, ini tidak bisa didiamkan begitu saja,” kecam Arimin yang juga mantan Ketua Umum HMI Cabang Tenggarong, Rabu 10 April 2019.

Menurut Arimin, ketika mahasiswa menyampaikan kritik dan saran kepada pemerintah, seharusnya aparat menjaga, bukan malah melakukan tindakan represif. Terlebih lagi, aksi yang dilakukan mahasiswa malah ada oknum yang bukan bagian dari aparat penegak hukum melakukan tindakan represif, artinya kinerja aparat perlu dipertanyakan.

You Might Also Like

Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi

Kematian Mudatsir Diduga Dianiaya, Bukan Kecelakaan Lalulintas

Akhiri Polemik, Kuasa Hukum Konsumen AS Ajukan Permohonan Maaf kepada PT SDP dan CEO

PN Kendari Vonis Pelaku Pencabulan 5 Tahun Penjara

“Mereka (aparat) itu sedang ngapain? Kok terkesan ada pembiaran dari aparat sehingga bisa kecolongan oleh pihak-pihak tidak dikenal,” tanya Arimin.

Mantan Ketua MPM Unikarta ini juga menambahkan, aksi damai yang dilakukan oleh mahasiswa, menyerukan netralitas ASN dan TNI/POLRI agar tidak tergiring oleh kepentingan politik pada Pemilu mendatang, ini jelas diatur dalam UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Smiley face

Dalam Pasal 9 disebutkan bahwa prajurit TNI dilarang terlibat dalam politik praktis. Aturan serupa bagi Polri juga tercantum dalam UU No 2 Tahun 2002 tentang POLRI. Disitu sangat tegas tertulis pada Pasal 28, Polri bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis.

Begitupun dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, berdasarkan Pasal 2 huruf f, menyatakan bahwa salah satu asas penyelenggaraan kebijakan dan managemen ASN adalah netralitas, yang berarti bahwa setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun.

“Ini wajib diapresiasi oleh seluruh stakeholder. Bukan malah sengaja dihalang-halangi oleh kepentingan tertentu,” tambahnya.

“Ketika suara-suara keadilan mulai dibungkam dengan aksi represif, berarti ada tanda tanya. Ini akan menjadi perhatian serius PB HMI untuk menindaklanjuti kasus tersebut, usut tuntas kasus pemukulan tersebut sehingga diketahui dalang dari aksi premanisme yang dilakukan oleh pihak OTK itu,” jelas Arimin.

Dia juga mengaku akan membawa kasus ini sampai ke Mabes Polri untuk ditindaklanjuti, perlu ada teguran oleh aparat yang menjaga aksi mahasiswa tersebut.

Sebelumnya, aksi damai yang digelar Aliansi Mahasiswa Kutai Kartanegara berlangsung ricuh di Jalan Wolter Monginsidi, tepatnya di tengah jalan depan Kompleks Kantor Bupati Kukar. Aliansi tersebut sekitar 50-an mahasiswa gabungan dari Himpunan HMI, Kepresidenan Mahasiswa (KEPRESMA) Unikarta, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

 

 

(Ram/red)

Post Views: 219
Tags: #kutai kartanegara#pb hmi#penganiyaan#Polri
Previous Post

GPMI Dukung Pencabutan 15 IUP di Konkep, Tapi Menolak Wacana Pencabutan 22 IUP

Next Post

Polisi Tingkatkan Kasus Audrey ke Tahap Penyidikan

Redaksi

Redaksi

Related News

Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi

Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi

by Redaksi
April 14, 2026
0

TenggaraNews.com, KENDARI – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) terus mendalami kasus kematian Muh Mudatsir (Baim) dengan memeriksa sejumlah saksi....

Kematian Mudatsir Diduga Dianiaya, Bukan Kecelakaan Lalulintas

Kematian Mudatsir Diduga Dianiaya, Bukan Kecelakaan Lalulintas

by Redaksi
March 4, 2026
0

TenggaraNews. Com, KENDARI – Kematian almarhum M. Mudatsir terus menyisakan tanda tanya. Pihak keluarga menegaskan, peristiwa yang merenggut nyawa korban...

Akhiri Polemik, Kuasa Hukum Konsumen AS Ajukan Permohonan Maaf kepada PT SDP dan CEO

Akhiri Polemik, Kuasa Hukum Konsumen AS Ajukan Permohonan Maaf kepada PT SDP dan CEO

by Redaksi
March 3, 2026
0

TenggaraNews. com, KENDARI — Polemik dugaan penipuan dan penggelapan yang sempat ditudingkan pada PT Swarna Dwipa Property kini memasuki babak...

PN Kendari Vonis Pelaku Pencabulan 5 Tahun Penjara

PN Kendari Vonis Pelaku Pencabulan 5 Tahun Penjara

by Redaksi
December 16, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menjatuhkan vonis lima (5) tahun penjara kepada BDM...

Next Post
Polisi Tingkatkan Kasus Audrey ke Tahap Penyidikan

Polisi Tingkatkan Kasus Audrey ke Tahap Penyidikan

Sambangi Muna, Pangdam Hasanuddin Tegaskan Netralitas TNI di Pemilu 2019

Sambangi Muna, Pangdam Hasanuddin Tegaskan Netralitas TNI di Pemilu 2019

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi
  • Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara