TenggaraNews.com, LANGARA – Demi memacu minat baca kaum milenial, pemuda yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Kreatif Konawe Kepulauan (Konkep) menyediakan lapak baca di taman Langara, sehingga siapapun yang berkunjung ke tempat itu bisa meluangkan waktu untuk membaca buku sambil melihat sunset di Kota Langara.
Ketua Komunitas Pemuda Kreatif Konkep, Hendrawan menjelaskan jika melihat indeks minat baca Indonesia sangat menurun.
Inilah yang menggerakkan pemuda yang tergabung di komunitas berkeinginan untuk mengembangkan minat baca pemuda-pemudi yang berada di Kabupaten Konkep.
“Karena apa yang di bilang Pramudya Ananta Toer, bahwa membaca adalah melawan, melawan kebodohan, melawan penindasan. Dengan membaca kita tidak semena-mena diperbodohi sama sistem, sama teknologi, sama budaya-budaya barat yang akan masuk sama kita ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, pemuda yang masih mengenyam pendidikan di Universitas Muhammadiyah Kendari itu mengungkapkan alasan memilih taman Langara untuk menjadi tempat lapak bacanya, dikarenakan tempat tersebut ramai di kunjungi masyarakat Langara untuk bersantai di waktu sore dan juga dirinya ingin menciptakan taman yang bernilai edukatif.
“Kita mau ciptakan taman itu bernilai edukatif, jangan hanya digunakan untuk jalan-jalan tetapi ada nilai edukatif yang kita sisipkan di dalam, salah satunya dengan kita buka lapak baca ini,” ungkapnya.
Anggota DPRD Provinsi Sultra, Rifki Saifullah Razak yang juga sedang mencicipi hidangan ilmu dari salah satu buku bacaan tersebut, mengapresiasi apa yang dilakukan oleh sekelompok pemuda yang mempunyai inspirasi meningkatkan minat baca masyarakat daerah itu.
“Alhamdulillah, adik-adik ini yang telah menciptakan ruang untuk lebih memperkaya ilmu dengan membaca. Hal seperti ini harus kita apresiasi, karena ini menjadi hal yang baru di kalangan masyarakat kita,”kata Rifki.
Rifki juga berharap kegiatan tersebut dapat dipertahankan demi terciptanya generasi penerus bangsa yang mempunyai wawasan agar bisa bersaing hingga keluar negeri nantinya.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa menciptakan sesuatu yang positif dan memacu lagi minat baca kita semua, sehingga bisa bersaing keluar, tidak hanya di Wawonii,” harapnya.
Laporan : Ivhan









