TenggaraNews.com, KOLAKA – Parlemen Milenial Kolaka menggelar dialog awal tahun yang bertemakan “Parlemen milenial untuk Kabupaten Kolaka, komitmennya milenial untuk dapat membawa aspirasi untuk anak-anak muda, dan memberikan solusi dari permasalahan-permasalahan yang ada di Kabupaten Kolaka”. Dialog tersebut digelar di salah satu cafe di Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin 27 Januari 2020.
Dialog tersebut dihadiri empat politisi muda, diantaranya Musdalim Sakkir (Gerindra), Firlan Muharram (PKS), Ramadan Husain (Demokrat) dan Tri Setiawan (NasDem) serta dihadiri Bambang Tri Ariwibowo selaku Public Relation AM PT. Antam Tbk. UBPN Pomalaa, Ketua DPD KNPI Kolaka, Asrul Sayarifuddin
dan seluruh pemuda di Kolaka.
Wakil Ketua Parlemen Milenial Kolaka, Musdalim Sakkir mengatakan, hadirnya komunitas tersebut sebagai fungsi dan tupoksi di DPRD kolaka untuk siap hadir sebagai jembatan aspirasi masyarakat, terkhusus pemuda di Kabupaten Kolaka.
“Parlemen Milenial Kolaka hadir sebagai sebuah pembuktian bahwa anak mudah tetap eksis, dan pemuda siap bersama masyarakat untuk berdikusi dengan tujuan menuju pembangunan Kabupaten Kolaka kedepan yang lebih maju,” ucapnya.
Ia menambahkan, Parlemen Milenial Kolaka adalah kesepakatan bersama kaum muda di Bumi Mekongga, untuk menyampaikan segala hal yang mungkin saja selama ini aspirasinya tak pernah didengarkan.
“Insya Allah, kami adalah Parlemen Milenial Kolaka siap untuk melanjutkan aspirasi para pemuda,” ungkap Musdalim.
Hadirnya komunitas ini diharapkan dapat membawa perubahan, tentunya perubahan itu harus mulai dari diri para anggota Parlemen Milenial Kolaka, dan harus berani mengambil suatu keputusan dengan tegas, sehingga busa merubah mindset anak muda.
“Sebagai anak muda yang hadir di parlemen harus berani mengambil suatu keputusan dengan tegas, dan memberikan ide-ide yang segar dan harus bisa memberikan solusi terbaik buat pemuda di Kolaka,” kata Musdalim Sakkir.
Laporan : Deriyanto Tetambe









