TenggaraNews.com, WAKATOBI – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Wakatobi terpaksa diundur hingga Tahun depan 2021. Ini disebabkan pandemi Corona Virus Deases (Covid 19).
Padahal, Kepala Dinas Perlindungan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3MD) La Ode Husnan, merencanakan Pilkades bulan oktober, sebelum pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020.
“Maka kami rencanakan setelah Pilkada sekitar Oktober untuk pelaksanaan Pilkades secara serentak di 44 Desa yang tersebar di Wakatobi dengan asumsi bahwa masih ada dua bulan yang dimanfaatkan yakni Oktober dan November untuk proses administrasi kemudian masa pelantikan dan tidak menyeberang di 2021,” ujar La Ode Husnan, Kamis 18 Juni 2020.
Pemerintah Provinsi Sultra juga sudah menyampaikan untuk tidak melakukan pilkades di 2020 ini, sehingga melalui DP3MD, akan dikonsultasikan ke kementrian terkait.
Pertimbangan lain juga, adalah target Pilkades serentak, dimana untuk Kabupaten Wakatobi, ada tiga fase pemilihan, yakni pemilihan 2016, 2018 dan 2020 yang diundur hingga 2021.
Bila Pemerintah Wakatobi menargetkan Pilkades Serentak, maka harus memikirkan bagaimana formulasi yang baik, karena harus ada penyesuaian antara masa periode kepala desa yang berbeda.
Misalnya, untuk 75 desa di Kabupaten Wakatobi yang telah selesai periodenya di tahun 2020 ini sebanyak 44 Desa, sementara untuk 31 desa lainya akan berakhir di tahun 2022 dan tahun 2024. Pada akhirnya dengan adanya penundaan tersebut, beberapa formulasi harus dipikirkan dinas terkait, untuk target pemilihan serentak yang akan datang.
Akibatnya, semakin meningkatkanya pejabat pelaksana tugas dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendapatkan jabatan pelaksana Kepala Desa.
Para ASN yang diberikan tugas pelaksana kepala desa, tidak menutup kemungkinan adanya potensi menjalankan politik praktis yang bakal menguntungkan calon petahana.
Oleh sebab itu, Bawaslu kabupaten Wakatobi juga diharapkan profesionalismenya dalam mengawasi, para ASN yang menjabat Pelaksana tugas Kepala Desa Tersebut, dalam momentum Pilkada ini.
Laporan : Syaiful









