TenggaraNews.com, BOMBANA – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bombana kini tengah serius mewujudkan target akreditasi terhadap sejumlah pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, Sunandar mengatakan, bahwa pihaknya berharap semua Puskesmas bisa lolos tahapan akreditasi dari Komite Akreditasi Fasilitas Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.
Saat ini, lanjut Sunandar, sebanyak tiga Puskesmas di bumi munajah sudah terakreditasi dasar pada tahun 2017 lalu. Ketiga fasilitas kesehatan tersebut yakni Puskesmas Lombakasih, Rumba dan Puskesmas Poleang.
Ditambahkannya, sedangkan untuk di tahun 2018 ini, tiga Puskesmas juga sudah disurvei oleh Komite Akreditasi Kementerian Kesehatan RI, dan saat ini pihaknya sedang menunggu hasilnya.
“Selain itu, di tahun 2018 ini juga ada tiga Puskesmas lagi yang akan disurvei pada tanggal 25 November sampai 1 Desember mendatang,” ujar Sunandar, beberapa hari lalu.
Lebih lanjut, Ia menjelaskan, pihaknya menargetkan bisa meraih akreditasi madya ataupun utama pada enam Puskesmas tersebut. Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah juga sudah melakukan langkah-langkah persiapan dalam rangka akreditasi tersebut. Pada dasarnya, ada tiga komponen yang menjadi penilaian yakni pertama, administrasi dan manejemen, kedua upaya kesehatan masyarakat (UKM), dan ketiga, upaya kesehatan perorangan (UKP).
“Jadi, menghadapi survei dari pihak Komite Akreditasi Fasilitas Kesehatan, kami sudah melakukan pembinaan terhadap tenaga kesehatan di enam Puskesmas tersebut,” jelasnya.
Sedangkan untuk di tahun 2019 mendatang, Pemkab Bombana menargetkan delapan Puskesmas dapat terakreditasi. Saat ini jumlah Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Bombana sebanyak 22 unit. (Ikas)








