Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Daerah

Polemik Lahan Lawali, PT. Aman Fortuna Nusantara Didesak Hentikan Aktivitas Perkebunan

redaksi by redaksi
February 27, 2019
in Daerah
0
Smiley face

TenggaraNews.com, KONAWE UTARA – Front Pemuda Konawe Utara (FPKU) mendesak PT. Aman Fortuna Nusantara (AFN) yang merupakan group dari PT. Jhonlin segera menghentikan segala bentuk aktivitas perkebunan tebu yang selama ini dilakukan, sebelum dipenuhi semua tuntutan dan hak-hak masyarakat di kawasan Lawali, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Korlap FPKU Yayat Hidayat menegaskan, sejak hadir di Asera pada Oktober 2018 hingga saat ini, perusahaan tersebut tidak memberikan manfaat untuk masyarakat setempat. Justru, aktivitas PT. AFN ini hanya menimbulkan sejumlah polemik fundamental yang berkepanjangan.

“Kami juga mendesak management PT. AFN agar menghentikan upaya penjualan paksa di kawasan Lawali, yang jelas-jelas merugikan warga,” tegas Yayat, saat dikonfirmasi TenggaraNews.com, Rabu 27 Februari 2019.

Ditambahkannya, dalam kurun waktu tersebut, pihaknya sudah melakukan aksi demonstrasi sebanyak 18 kali, namun tak Ada juga upaya penyelesaian polemik tersebut dari perusahaan. Bahkan, gerakan yang dibangun kerap dihadang dengan intimidasi dari preman bayaran.

Kayu hasil dari illegal loging di lahan Lawali.

 

You Might Also Like

PT IPIP Digugat soal Dugaan Penyerobotan Lahan Warga di Pomalaa

BRI Kendari By Pass Gelar Brilian Culture Fest, Perkuat Kolaborasi dan Kekompakan Tim

BRI Kendari By Pass Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Perkuat Persatuan dan Kontrbusi untuk Negeri

Perjuangan Pemda Membangun Akses Jalan Dete – Wisata Huntete Pulau Tomia

Disebutkan Yayat, aksi yang digelar 25 Februari 2019 kemarin, pihaknya dihadang oleh sejumlah preman bayaran dan oknum brimob bersenjata lengkap, saat Ia bersama rekan-rekannya hendak menuju ke lokasi perusahaan.

Smiley face

“Dan terpaksa kami mengalikan aksi ke Kantor Bupati. Alhamdulillah, Bupati Konawe Utara hingga detik ini tidak mau menerima atau menemui kami, dia selalu mengindari Jami,” beber Yayat.

Menurut dia, aksi yang dilakukan oleh pihaknya tidak dalam rangka menolak hadirnya investasi di daerah tersebut. Hanya saja, FPKU menkritisi poses masuknya investasi yang dinilai merugikan masyarakat, dan hanya memberikan keuntungan bagi kelompok tertentu.

Dijelaskan Yayat, beberapa persoalan fundamental yang ditimbulkan dari aktivitas pertanian tersebut yakni sosialisasi terkait analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) yang belum tuntas, namun perusahaan tersebut sudah melakukan aktivitas, seperti pembukaan jalan dan pembukaan lahan pembibitan tebu.

Kedua, kata dia, perusahaan juga belum pernah melakukan sosialisasi terkait lahan milik masyarakat. Kemudian, sosialisasi lahan (status lahan apakan bagi hasi atau ganti rugi) belum dilakukan, namun perusahaan sudah melakukan upaya penjualan paksa lahan masyarakat dengan harga Rp1 juta per hekatare.

“Keempat, masyarakat dipaksa menandatangani surat pelepasan hak atas tanah. Proses ini yang kami tidak terima,” ujarnya.

Selain itu, aksi masa juga mengecam sikap Pemkab Konut yang seakan-akan melakukan pembiaran terhadap penjualan paksa Lahan Lawali, dengan modus penerbitan SKT yang dilakukan oleh Plt. Desa Asemi Nunulai dan diketahui Camat Asera.

“Ini jelas perbuatan yang melanggar hukum,” ungkap Yayat.

Hal lain yang juga dilakukan oleh PT AFN ini adalah perambahan hutan (ilegal loging). Padahal, di lokasi tersebut merupakan hutan kawasan. Apalagi, perusahaan tersebut tidak mengantongi izin pengolahan kayu.

“Namun, kayu kami habis di rambah,” pungkasnya.

 

 

 

 

(Rus/red)

Post Views: 529
Tags: #afn#Demo#jhonlin#konut
Previous Post

JIC Edukasi Jamaah Masjid Terkait Usaha Bakery

Next Post

Dirjen Minerba Kementerian ESDM  Tantang Pemprov Sultra Eksekusi Putusan MA 

redaksi

redaksi

Related News

PT IPIP Digugat soal Dugaan Penyerobotan Lahan Warga di Pomalaa

PT IPIP Digugat soal Dugaan Penyerobotan Lahan Warga di Pomalaa

by redaksi
August 17, 2026
0

Tenggaranews.com-Kuasa hukum Oktavianus, Dr. Supriadi melayangkan gugatan perdata atas dugaan perbuatan melawan hukum tersebut diajukan ke Pengadilan Negeri (PN) Kolaka,...

BRI Kendari By Pass Gelar Brilian Culture Fest, Perkuat Kolaborasi dan Kekompakan Tim

BRI Kendari By Pass Gelar Brilian Culture Fest, Perkuat Kolaborasi dan Kekompakan Tim

by redaksi
August 17, 2026
0

Kendari, Tenggaranews.com-BRI Kantor Cabang Kendari By Pass menggelar Brilian Culture Fest (BCF) pada Minggu (16/8/2026) di Ballroom Hotel Zahid Azizah...

BRI Kendari By Pass Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Perkuat Persatuan dan Kontrbusi untuk Negeri

BRI Kendari By Pass Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Perkuat Persatuan dan Kontrbusi untuk Negeri

by redaksi
August 17, 2026
0

Kendari, Tenggaranews.com-BRI Kantor Cabang Kendari By Pass menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Perjuangan Pemda Membangun Akses Jalan Dete – Wisata Huntete Pulau Tomia

Perjuangan Pemda Membangun Akses Jalan Dete – Wisata Huntete Pulau Tomia

by redaksi
May 6, 2026
0

TenggaraNews. com, WAKATOBI - Proses pembangunan akses Jalan Desa Dete menuju Wisata Huntete di Pulau Tomia, Kabupaten Wakatobi telah melalui...

Next Post
Dirjen Minerba Kementerian ESDM  Tantang Pemprov Sultra Eksekusi Putusan MA 

Dirjen Minerba Kementerian ESDM  Tantang Pemprov Sultra Eksekusi Putusan MA 

Marinir Bantu Evakuasi  Korban Tanah Longsor di Bolmong

Marinir Bantu Evakuasi Korban Tanah Longsor di Bolmong

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • BNI WondrX 2026 Lampau Target Transaksi, Capai Rp2,73 Triliun
  • PT IPIP Digugat soal Dugaan Penyerobotan Lahan Warga di Pomalaa
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara